Tekankan Peran PKK sebagai Pembina Posyandu, Windy Edukasi Pengetahuan Menu MPASI Cegah Stunting
Kunker Tri Tito Karnavian ke Kalbar dalam rangka melakukan beberapa kegiatan pada Program Pokja III dan IV di Provinsi Kalimantan Barat.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Penjabat Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari yang juga sebagai Ketua Pembina Posyandu Tingkat Provinsi Kalbar menekankan peran penting TP PKK sebagai Pembina Posyandu.
Ia menegaskan bahwa tugas TP PKK bukan hanya sebagai penggerak kader, melainkan turun langsung melakukan pembinaan posyandu sebagai upaya dalam pencegahan stunting di Provinsi Kalbar.
Hal tersebut, telah ia sampaikan langsung pada saat Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Senin 30 Oktober 2023.
Kegiatan Rakorda tersebut diikuti oleh Perwakilan TP PKK Provinsi hingga Kabupaten Kota se-Kalbar. Rakorda tahun 2023 ini digelar untuk membahas apa saja yang menjadi program kerja (Pokja) yang akan difokuskan oleh TP PKK, diantaranya yang saat ini yang menjadi program prioritas adalah pencegahan stunting di Provinsi Kalbar yang melibatkan peran seluruh Ketua dan Anggota Pengurus TP PKK Se-Kalbar.
Pada Rakorda tersebut, Penjabat Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat Windy Prihastari menegaskan saat ini yang tengah menjadi fokus dari PKK adalah bagaimana pencegahan stunting di Provinsi Kalbar.
Baca juga: Psikolog Ungkap Penyebab Pelecehan Seksual pada Anak Banyak Dilakukan oleh Orang-orang Terdekat
Belum lama ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah meng-SK kan Ketua TP PKK Provinsi se-Indonesia, sebagai Pembina Posyandu Tingkat Provinsi.
Dimana Ketua Umum Pembina Posyandu dijabat oleh Tri Tito Karnvaian, dalam waktu bersamaan Windy Prihastari juga telah dikukuhkan secara resmi sebagai Ketua Pembina Posyandu Tingkat Provinsi Kalbar.
Maka dari itu, Windy menegaskan bahwa tugas PKK saat ini bukan hanya sebagai penggerak kader-kader saja, melainkan sebagai Pembina yang turun langsung untuk melakukan Pembinaan Posyandu khususnya dalam upaya penanganan stunting di Provinsi Kalbar.
“Saya tegaskan dan sudah disampaikan pada Rakorda tadi, bahwa tugas TP PKK bukan hanya sebagai penggerak saja, tetapi juga sebagai Pembina Posyandu. Jadi kita juga harus turun langsung ke posyandu-posyandu untuk ikut megedukasi dalam pencegahan stunting,” tegas Windy.
Sebagai Ketua Pembina Posyandu Provinsi, Windy juga sudah menunjukan keseriusannya dengan turun langsung ke beberapa kabupaten kota untuk mengunjungi puskesmas dan posyandu-posyandu untuk memberikan edukasi gizi kepada ibu hamil, ibu bayi, baduta dan balita dalam upaya pencegahan stunting.
“Saya juga sudah turun langsung untuk melakukan sosialisasi dan edukasi ke posyandu di beberapa daerah seperti di Kota Pontianak, Kabupaten Kapuas Hulu, Sintang, Melawi, dan yang baru-baru ini di Ketapang. Saya melibatkan langsung peran TP PKK di masing-masing daerah untuk bersama melakukan Pembinaan kepada Posyandu,” jelas Windy.
Seperti diketahui bahwa saat ini jumlah kader Posyandu se-Kalbar mencapai 29.725 orang. Para kader posyandu ini juga nantinya bisa melakukan kunjungan rumah dalam rangka pemantauan wilayah setempat.
Windy menyampaikan untuk beberapa posyandu di kabupaten kota lainnya juga akan dikunjungi dalam waktu dekat ini. Dengan agenda serupa yakni edukasi gizi, dan memo gizi untuk Makanan Pendamping ASI (MPASI) bagi bayi usia dua tahun (Baduta).
Setelah turun langsung mengunjungi beberapa posyandi di daerah yang ada di Kalbar, Windy menyampaikan bahwa penyebab stunting ini bukan hanya karena faktor ekonomi keluarga, melainkan masih banyak ibu-ibu yang belum mengerti apa saja yang harus terkandung ditiap mangkong makanan MPASI untuk Baduta.
Windy menyampaikan biasanya usia baduta menerima ASI Ekslusif selama enam bulan. Setelah itu baru diberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI).
Pemprov Kalbar Gaungkan Gema Emas 2045 Lewat Film Pendek Langkah Kedua |
![]() |
---|
Pemprov Kalbar Luncurkan Senam, Jadi Gerakan Bersama Wujudkan Gema Emas 2045 |
![]() |
---|
Pria Tipu Asuransi dengan 4 Kecelakaan Mobil, Polisi Bongkar Skema 2025 |
![]() |
---|
Kolaborasi Puskesmas Parit Timur, Yayasan Peduli Borneo, dan Pemdes Bengkarek Cegah Stunting |
![]() |
---|
Mantan Bupati Sintang Milton Crosby Kaget Angka Stunting 31 Persen Tertinggi di Kalbar: Malu Rasanya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.