Larangan Ekspor Bauksit Berdampak ke Ekonomi, Kepala OJK Kalbar Ungkap Dua Sektor Ini Jadi Solusi
Adanya larangan kata Yasin, secara otomatis membuat penghasilan masyarakat menurun.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Barat, Maulana Yasin mengatakan pelarangan Ekspor bauksit berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat yang cenderung mengalami perlambatan.
Hal ini disampaikan Yasin, saat menerima kunjungan Pemimpin Redaksi TribunPontianak, Safrudin, Manager Iklan Tribun Pontianak, Iwan dan jajarannya di Kantor OJK Kalbar, Jalan Ayani Pontianak, Kamis 12 Oktober 2023.
"Larangan Ekspor bauksit berpengaruh terhadap dunia keuangan di Kalbar. Kalbar pertumbuhan diangka 4 persenan, sementara nasional 5,17 persen. Secara keseluruhan pertumbuhan masih diangka 11 persen hingga 12 persen. Masih tumbuh lah, namun terkait adanya larangan bauksit yang tidak lagi Ekspor berpengaruh pada industri perbankan," ujarnya.
Sesuai dengan Permen Nomor 7 Tahun 2020 tentang Minerba sebagai pengganti Permen nomor 4 tahun 2009 pemerintah pusat mengeluarkan larangan untuk Ekspor bauksit dan sumber mineral ini harus diolah di dalam negeri.
• Investasi Resmi Terdaftar OJK Adalah DepositoBPR by Komunal, Cek Cara Daftar Online & Kode Referral
Adanya larangan kata Yasin, secara otomatis membuat penghasilan masyarakat menurun.
Hal tersebut tentu saja berpengaruh pada kemampuan masyarakat menyimpan dana pada industri keuangan.
"Dana Pihak Ketiga (DPK) kita mengalami penurunan, kita tetap mendorong sumber lainnya seperti sawit, kita juga melakukan sosialisasi migran karena mereka juga sumber devisa. Biar mereka menyimpan dananya, mereka disana cukup makan sehingga saat pulang dananya tersedia," ujarnya.
• DUA Aplikasi Investasi Penghasil Uang Aman Terdaftar OJK Sekarang, Ajaib & DepositoBPR by Komunal
Ia berharap pasca berhentinya Ekspor bauksit dan produksi alumina yang bisa menghasilkan 7 kali lipat dan aktivitas Ekspor kembali aktif, pertumbuhan ekonomi Kalbar bisa mengalami kenaikan signifikan.
"Semoga dengan beroperasinya smelter mengolah bauksit menjadi alumina bisa mendongkrak lagi pertumbuhan ekonomi Kalbar. Apalagi bisa mendongkrak 7 hingga 10 kali lipat dari Ekspor bahan mentah," ujarnya.
Wilayah Kalbar kata Yasin memiliki potensi selain bauksit yaitu sawit dan sektor pariwisata.
Saat ini OJK Kalbar sedang fokus mendampingi desa wisata yaitu Wisata Batu Belimbing, Nyarungkup, Singkawang.
"Saat ini kita sedang mendorong melalui program yang ada dengan memberdayakan dan melakukan penguatan Pokdarwis. Kita lagi usung dan dorong pertumbuhan ekonomi dan juga pengenalan terkait cakap keuangan di Wisata Batu Belimbing. Kita berharap masyarakat meningkat literasi dan inklusi keuangannya," ujarnya.
(*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD Kalbar, Jilid Tiga |
![]() |
---|
Perkuat Transformasi CSR, Pertamina Gandeng Untan untuk Pemberdayaan Masyarakat Gambut |
![]() |
---|
PLN Gerak Cepat Tangani Kebakaran di PLTG/D Siantan, Pastikan Pasokan Listrik Aman |
![]() |
---|
Pemprov Kalbar Luncurkan Senam, Jadi Gerakan Bersama Wujudkan Gema Emas 2045 |
![]() |
---|
Pj Sekda Buka Sosialisasi Peran Organisasi Perempuan Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Keluarga |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.