Berita Viral

SEHARI Menjabat Pj Gubernur Kalimantan Barat Harisson Diminta Realisasikan 4 'Titipan' Sutarmidji 

Sehari setelah dilantik Mendagri RI Tito Karnavian di Jakarta, Harisson mendapatkan sejumlah titipan dari mantan bosnya, Sutarmijdi.

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Foto Pj Gubernur Kalbar Harisson hari pertama kerja usai dilantik oleh Mendagri sebagai Pj Gubernur Kalbar. Sutarmidji menitipkan 4 hal yang harus dijaga Harisson saat memimpin Kalar. Apa itu? 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tampuk pimpinan eksekutif yang dipegang Sutarmidji dan Ria Norsan di Kalimantan Barat resmi berakhir pada 2023.

Tugas keduanya sebagai pimpinan di Pemprov Kalbar digantikan oleh Harisson, yang dulunya sebagai Sekda Kalimantan Barat.

Harisson resmi menjabat Penjabat Gubernur Kalbar terhitung pada Selasa 5 September 2023.

Sehari setelah dilantik Mendagri RI Tito Karnavian di Jakarta, Harisson mendapatkan sejumlah titipan dari mantan bosnya, Sutarmijdi.

Sutarmidji menitipkan pesan agar Harisson mampu menjaga empat hal penting.

Keempat hal penting itu adalah Inflasi, Sukseskan Pileg, Pilpres dan Pilkda.

Ria Norsan Optimis Harisson Mampu Menjalankan Tugas Sebagai Pj Gubernur Kalbar

“Kalau tata kelola pemerintahan yang lain saya rasa semuanya sudah sesuai jalurnya dan itu dibuktikan dengan penilaian penilain pusat kepada kita,“ ujar Midji.

Sedangkan untuk para ASN Pemprov Kalbar, Sutarmidji berpesan kepada ASN untuk menjaga keberhasilan -keberhasilan yang sudah (ASN Pemprov) dapatkan.

“Itu (Keberhasilan) bukan saya, tapi keberhasilan yang diperoleh oleh jajaran ASN Pemprov Kalbar tentang tata kelola pemerintan,” ujarnya.

“Masih ada beberapa yang masih perlu ditingkatkan, kalau perlu MCP KPK itu kita bisa diurutan satu atau dua itu saja,” pesan Midji kepada para ASN Pemprov.

Sedangkan untuk di keuangan, Midji rasa terkait SILPA itu masalahnya tidak bisa belanja. Dijelaskannya bahwa SILPA itu ada dua yakni ada SILPA yang negatif ada yang positif.

Silpa Negatif itu dijelaskannya kalau tidak bisa mengeksekusi program yang positif. Seperti dikatakannya Pemprov bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Namun peruntukannya sudah tertuang dan sudah ada di dalam APBD.

“Waktu itu PAD kita meningkat, sebetulnya tidak bisa digunakan untuk yang lain juga, seperti di rumah sakit itukan diperuntukan untuk rumah sakit seperti gaji PPPK. Kemudian over target itu harus dibagi 30 sampai 50 persen untuk ke kabupaten kota . Jadi bukan duit kita, kalau pun bisa dipakai ya sedikit sekali dan itu sudah tertuang yang bisa dipake sudah ada didalam APBD 2023. Jadi mekanisme anggaran itu dipahami dan patuhi saja,” tegas Midji.

Catat! Tugas Harisson sebagai PJ Gubernur Kalbar, Amanat Mendagri dan Program Sutarmidji-Ria Norsan

Ia mengatakan hal lain yang akan menjadi tantangan Pj Gubernur yakni bagaimana meningkatkan PAD Pemprov Kalbar.

Pada kesempatan itu, Sutarmidji mengucapkan terima kasih kepada Ria Norsan selaku Wakil Gubernur yang telah mendampinginya selama 5 tahun membangun Provinsi Kalbar.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved