Karhutla di Kalbar
BPBD Kalbar: Secara Umum Wilayah Kalbar Berpotensi Karhutla, Waspada
"Dampaknya dapat berupa asap dan debu (abu) dari pembakaran yang beterbangan mencemari lingkungan," ungkapnya.
Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Satgas Informasi Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat, Daniel mengungkapkan minimnya curah hujan mengakibatkan sejumlah wilayah di Kalimantan Barat berpotensi Karhutla.
"Secara umum di semua Kabupaten/Kota berpotensi karhutla," katanya saat dikonfirmasi pada, Senin 4 September 2023.
Adapun diketahui saat ini sebaran titik panas di wilayah Kalimantan Barat terdapat sebanyak 1.418 titik.
Dengan demikian, ia juga mengungkapkan akan berdampak pada lingkungan yang akan mengalami kabut asap dan debu (abu).
• BPBD Ungkap Seluruh Wilayah di Kalbar Saat Ini Masih Berpotensi Terjadi Karhutla
"Dampaknya dapat berupa asap dan debu (abu) dari pembakaran yang beterbangan mencemari lingkungan," ungkapnya.
Selain itu, Daniel juga mengajak kepada seluruh masyarakat Kalbar untuk sama mencegah Karhutla.
"Mari masyarakat kita cegah bersama terjadinya karhutla dan jangan mengolah lahan perkebunan dan pertanian dengan cara membakar yang tidak terkendali," pungkasnya. (*)
Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ist-130823-jerebuuu.jpg)