Karhutla di Kalbar

Warga Pontianak Diminta Hemat Air Bersih, Kadar Garam Air Sungai Kapuas Mulai Naik

"Temperatur udara terendah tercatat 24.4°C pukul 05.30 WIB dan tertinggi 34,4°C pada 14 Agustus 2023 pukul 14.00 WIB," pungkasnya.

|
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
TRIBUN PONTIANAK/TRI PANDITO WIBOWO
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono melakukan peninjauan langsung di Lokasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) 5, di Jalan Imam Bonjol, Komplek Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak, Rabu 2 Agustus 2023. Edi meminta warga Pontianak, Kalimantan Barat untuk hemat air bersih karena kondisi sungai kapuas yang mulai surut dan kadar garam yang mulai naik. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengimbau warga Pontianak untuk hemat air bersih.

Hal itu karena air baku sungai Kapuas yang mulai surut dan mulai naiknya kadar garam.

"Saya menghimbau kepada warga untuk menghemat air bersih, karena kondisi air baku Sungai Kapuas yang surut dan mulai naiknya kadar garam," ungkap Edi di akun Instagram miliknya.

Edi mengatakan, sejauh ini banyak yang bertanya tentang kondisi udara di Pontianak yang mulai berkabut asap.

Besok, Proses Belajar Mengajar di Pontianak Kemungkinan Akan WFH, Disdikbud Tunggu Surat Walkot

"Kalau kita lihat data dari Brin dan BMKG telah terjadi kebakaran di wilayah luar Kota Pontianak, dan dari angin mengarah ke Pontianak," jelas Edi.

Untuk menjaga wilayah kota, terutama di lahan gambut, Pemerintah kota Pontianak sudah melakukan beragam upaya Kapolresta dan Kodim 1207 bersama relawan.

Saat ini juga telah dibentuk Tim satgas pencegahan dan membuat Posko Siaga.

"Tentu berharap juga warga tidak membakar saat membersihkan lahannya," kata Edi.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kota Pontianak mengungkapkan kualitas udara 24 jam terakhir di Kota Pontianak terpantau rata-rata dalam kondisi tidak sehat hingga berbahaya.

Update laporan kualitas udara 24 jam terakhir tersebut berdasarkan data dari alat AQMS yang berada di Kantor Camat Pontianak Tenggara.

Data tersebut dipantau sejak pukul 08.30 WIB Senin 14 Agustus 2023 kemarin hingga hari ini pukul 08.00 WIB.

"Konsentrasi PM2,5 dalam 24 jam terakhir terpantau rata-rata dalam kondisi tidak sehat hingga berbahaya pada 14 Agustus 2023 pukul 08.30 sampai saat ini pukul 08.00 WIB," ungkapnya kepada Tribun Pontianak, Selasa 15 Agustus 2023.

Konsentrasi PM2,5 paling tinggi tercatat 629 µ gram/m3 kategori berbahaya pada 14 Agustus 2023 pukul 21.30 WIB.

Bahkan, data ISPU per hari ini, Selasa 15 Agustus 2023 pukul 08.00 WIB masih menunjukkan angka 269 pada kategori SANGAT TIDAK SEHAT dengan Parameter Kritis PM2.5, temperatur udara 26,7°C.

"Temperatur udara terendah tercatat 24.4°C pukul 05.30 WIB dan tertinggi 34,4°C pada 14 Agustus 2023 pukul 14.00 WIB," pungkasnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved