Isu Penculikan Anak

Penculikan Anak di Pontianak Tak Benar, Ketua KPPAD Sebut Keduanya Dibawa ke Tempat Aman

Hal itu setelah tersebarnya video dua anak yang sedang berjalan diduga dibawa menggunakan mobil hitam.

Penulis: Ferryanto | Editor: Nasaruddin

Menurut Eka, mengamankan kedua anak tersebut merupakan hal yang sangat urgent.

Sebab dari fakta yang mereka temukan di lapangkan, rumah anak - anak itu sudah menjadi tempat yang tidak aman bagi keduanya.

"Keduanya diduga mengalami banyak kekerasan di dalam rumah," tegas Eka.

"Setelah kami mendapatkan informasi, kemudian kami memutuskan untuk mensterilkan anak-anak ini tanpa disentuh siapapun termasuk oleh orang tuanya sendiri dan keluarga di dalam rumah, mengingat kondisi di dalam rumah bukan tempat yang aman untuk kedua anak ini,"  jelasnya.

"Saat itu, ada komunikasi yang kami lakukan dengan si anak, sehingga kami harus melakukan tindakan cepat pada hari itu," katanya.

"Anak ini mengakui ada pertengkaran dengan bapaknya di rumah, kami dari KPPAD Kalbar langsung mencari cara, turun bersama tim untuk segera berada di area steril tersebut, ketika ada terjadi sesuatu lain hal, kami harus bergerak cepat mengamankan anak tersebut, dan sebelum kami melakukan itu kami berkoordinasi dengan Polda Kalbar," imbuhnya.

Kakak beradik yang dilaporkan keluar rumah dengan membawa Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran diduga mengalami kekerasan luar biasa di dalam rumahnya sejak lama, hingga akhirnya memutuskan meminta perlindungan kepada KPPAD Kalbar.

Lalu, pada Jumat 23 Juni 2023 KPPAD Kalbar bersama petugas kepolisian bergerak mengamankan anak tersebut.

"Kasus yang dilaporkan anak ini hilang, diculik, itu tidak benar. Tepatnya, kedua anak ini berada dalam perlindungan khusus KPPAD Kalbar. Dan yang menjadi dasar kami mengamankan anak-anak ini, karena mereka sangat butuh pertolongan," ujar Eka.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved