Pola Hidup Sehat
Hindari Dulu 3 Makanan Ini Jika Perut Terasa Nyeri Karena GERD dan Asam Lambung
Selain bisa kambuh, mengonsumsi makanan berikut juga bisa membuat masalah asam lambung semakin parah.
Selain itu, kafein juga dapat merangsang produksi cairan asam lambung dikarenakan adanya peningkatan hormon gastrin (hormon pemicu asam lambung).
Tak hanya kopi, minuman berkafein seperti teh dan minuman bersoda dapat merelaksasi katup antara kerongkongan dan lambung yang memungkinkan asam lambung naik ke kerongkongan.
3. Makanan Tinggi Lemak
Jarang diketahui bahwa penderita GERD juga perlu menghindari makanan tinggi lemak.
Makanan tinggi lemak yang dimaksud antara lain, daging berlemak, makanan olahan, kue-kue, dan makanan cepat saji. Makanan tersebut membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga meningkatkan risiko refluks asam.
Alhasil, pengosongan organ lambung menjadi lambat dan menyebabkan produksi asam lambung semakin meningkat.
• 5 Rekomendasi Olahraga yang Disarankan Oleh Penderita GERD dan Asam Lambung
Lebuh lanjut, makanan berlemak juga memicu melemahnya esofagus bagian bawah.
Lemak dapat merangsang kolesistokinin atau hormon yang menjadi pemicu melemahnya esofagus bagian bawah.
Akibatnya, asam lambung lebih mudah naik dan menyebabkan sensasi panas pada ulu hati.
Nah, itu tadi beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari penderita GERD.
Mulai dari makanan pedas, minuman berkafein, hingga makanan tinggi lemak.
Jadi, perhatikan pantangan di atas dan sebaiknya mulai hindari, ya.
(*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Tips-Sehat-Mie-Instan-Mulai-Batas-Aman-Konsumsi-hingga-Bahaya-yang-Mengancam.jpg)