Ragam Contoh

Cara Menghentikan Emotional Meltdown, Pemicu Kondisi Stres dan Kesedihan yang Tak Terkontrol

Terlalu kelelahan hingga sedikit tidur dapat membuat seseorang lebih mudah tersinggung, marah, dan rentan terhadap stres.

|
Youtube
Bagi sebagian orang yang mengalami emotional meltdown yang viral di TikTok mungkin merasa tak bisa mengontrol kesedihannya seperti nangis tak terkendali. 

- Kewalahan, misalnya terlalu banyak tanggung jawab juga memicu emotional meltdown.

- Trasnsisi kehidupan besar seperti mendapatkan atau kehilangan pekerjaan, memulai atau mengakhiri hubungan, pindah rumah baru, menikah, melahirkan dan bentuk transisi lainnya membuat kita rentan akan masalah emosional.

- Masalah hubungan yang belum tertangani seperti membiarkan konflik membara biasanya menghasilkan stres.

Tanda-tanda Perilaku Playing Victim, Mengapa Orang Bisa Menjadi Playing Victim? Kenali Contohnya

Cara Menghentikan Emotional Meltdown

"Sangat penting untuk berhenti ketika kita mengalami emosi yang luar biasa. Otak kita bekerja secara berbeda pada saat-saat ini dan tidak memiliki kapasitas untuk membuat keputusan yang logis," kata Kassondra Glenn.

Ia menyatakan grounding techniques seperti mengirimkan kesadaran ke arah kaki, menyentuh ujung jari di kedua tangan, dan latihan pernapasan dapat menjadi cara yang bisa membantu untuk menenangkan diri.

Selain itu, Kassondra Glenn menyatakan ada lima langkah deep breathing:

- Tarik napas dalam-dalam selama empat detik

- Tahan napas selama empat detik

- Buang napas selama empat detik

- Berhentilah selama empat detik sebelum menarik napas lagi

- Ulangi sampai kamu merasa lebih tenang.

Perlu dicatat bahwa langkah-langkah tersebut tidak akan membalikkan situasi yang sulit atau menghilangkan masalah yang memicu respons emosional yang kuat.

Akan tetapi menurut Kassondra Glenn menenangkan diri sebelum merespons membantumu mengatasi situasi dari tempat yang tidak terlalu emosional dan lebih bijaksana.

(*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved