Diskusi PW Pemuda Muhammadiyah Kalbar, OSO Tekankan Keberpihakan Kaum Muda Terhadap Daerah

"Saya gak punya pesan, tapi anak muda yang pesan sama saya agar menyampaikan aspirasinya kepada Indonesia," ucapnya saat diwawancarai wartawan pasca d

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FIRDAUS
Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Barat sukses menggelar diskusi "Temu Pemimpin Muda" bertajuk "Menchandra Kaum Muda dari Daerah Untuk Indonesia". Bertempat di Milopi coffee, Jl. Letjend Suprapto, Pontianak Selatan. Jumat, 14 April 2023 malam. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Barat sukses menggelar diskusi "Temu Pemimpin Muda" bertajuk "Menchandra Kaum Muda dari Daerah Untuk Indonesia".

Bertempat di Milopi coffee, Jl. Letjend Suprapto, Pontianak Selatan, diskusi ini menghadirkan dua tokoh nasional sebagai pembicara, yakni Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, dan Bendahara Umum PP Pemuda Muhammadiyah 2018-2022 Zaedi Basiturrozak, serta Ketua DPD Partai Hanura Kalbar Suyanto Tanjung. Jumat, 14 April 2023 malam.

Dalam kesempatannya narasumber silih berganti memberikan penyampaian. Peserta yang hadir berasal dari kalangan pemuda dan mahasiswa, serta aktivis-aktivis organisasi kemahasiswaan di Pontianak.

Oesman Sapta Odang mengatakan sangat senang bisa berdiskusi dengan para pemuda Kalimantan Barat ini, Ia mengaku terkesan dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepadanya.

"Saya gak punya pesan, tapi anak muda yang pesan sama saya agar menyampaikan aspirasinya kepada Indonesia," ucapnya saat diwawancarai wartawan pasca diskusi.

Lawan Petugas Saat Hendak Diamankan, Residivis Pencurian 8 TKP di Pontianak Ditembak Tim Jatanras

"Saya senang sekali karena anak-anak muda ini kreatif, dan pertanyaan-pertanyaannya semua yang menjadi PR daerah dan bangsa Indonesia. Jadi saya pikir sudah sewajarnya keluh kesah mereka kita tanggapi, sehingga mereka yang begitu berani dengan lantang dalam memberikan masukan-masukan termasuk mengkoreksi, apabila kita ini tidak memberikan jawaban yang pasti dan menjanjikan sehingga mereka menjadi apatis," tuturnya.

Pria asal Kayong Utara yang kerap disapa OSO ini menegaskan bahwa tantangan kedepan bagi pemuda sangat banyak, dan pemuda harus mempersiapkan diri untuk menghadapinya.

Dirinya pun berharap, seluruh pemuda dapat berpihak terhadap kepentingan dan pembangunan daerahnya masing-masing.

Sebab, dengan yang demikianlah seluruh daerah di Indonesia akan maju, melalui ide dan gagasan cemerlang para pemuda-pemudanya.

"Tantangannya banyak sekali, karena dengan perombakan situasi dunia, lantas juga situasi bangsa kita sendiri, mereka tentu melihat ini semua. Tapi mereka juga tahu bahwa kondisi ini memang pantas terjadi dan harus mereka juga meminta masukan-masukan apa yang harus mereka lakukan sebagai generasi muda kedepan," ujarnya.

"Ya harapannya relevan semuanya, artinya mereka berpihak kepada daerah-daerahnya, sesuai dengan tagline kita "daerah makmur baru ada Indonesia makmur". Jadi bukan Jakarta makmur terus Indonesia makmur, daerah makmur, daerah itu artinya seluruh wilayah bangsa Indonesia ini harus makmur. Nah ini mencapainya bagaimana, ini dalam perjalanan yang panjang," tukasnya.

Sementara itu, Zaedi Basiturrozak menyampaikan pentingnya membangun kesadaran personal para pemuda bahwa bonus demografi yang kita hadapi saat ini memberikan tantangan yang luar biasa.

"Salah satunya adalah bagaimana kemudian kreativitas anak muda itu dituntut dan perlu ditopang oleh berbagai macam sisi, sehingga mampu berdampak terhadap lingkup sosialnya," ujarnya.

"Yang terpenting adalah pemuda mampu tampil dengan berbagai macam bentuk talentanya, artinya sedikit sikap dan perilaku apapun yang dilakukan anak muda ini pasti akan berdampak. Terutama dalam era jagad maya ini anak muda harus mampu memerankan media sebagai instrumen untuk mengaktualisasikan dirinya," pungkasnya. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved