Pimpin Rakor Operasi Ketupat 2023, Gubernur Kalbar Juga bahas Potensi Karhutla

“Walaupun PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) telah dicabut, kami imbau masyarakat tetap menjaga kesahatan," katanya.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Adpim
Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Operasi Ketupat Tahun 2023 di Mapolda Kalbar, Kamis 13 April 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat ( Kalbar ) Sutarmidji memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Operasi Ketupat Tahun 2023 di Mapolda Kalbar, Kamis 13 April 2023.

Dalam kesempatan itu dibahas berbagai hal terkait persiapan menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Diantaranya potensi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalbar akibat cuaca yang mendekati panas ekstrim.

"(tujuan rakor) Supaya kita (Pemprov), Kepolisian, TNI dan kita semua yang bertugas dalam operasi ketupat ini bisa mengamankan dan membuat nyaman pelaksanaan Idulfitri, maka yang bakar lahan untuk membuka lahan jangan dulu," ungkap Midji.

Selain menahan pembakaran ladang untuk pertanian, ia juga berharap masyarakat peduli dengan karhutla. Apalagi cuaca panas diperkirakan bakal berlangsung cukup lama dalam kurun waktu ke depan.

"Ini panas juga, kemudian masyarakat harus peduli tentang itu (karhutla), kalau ada titik api yang kecil padamkan sendiri, jangan sampai kita direpotkan itu, lalu mengurus ini juga," ujarnya.

Baca juga: Operasi Ketupat 2023, Polda Kalbar Siapkan 68 Pos

Sementara untuk kebutuhan bahan pokok, Midji mengatakan pihaknya bersama dengan stakeholder terkait baru-baru ini telah melaksanakan Rakor Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Ia memastikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) terus berupaya agar kebutuhan masyarakat dalam menghadapi lebaran selalu tersedia.

"Semua Insyaallah bisa terkendali dan tersedia. Telur ayam ras sedikit naik karena kebutuhan tapi persediaan mencukupi, daging ayam ras juga karena permintaan bertambah pasti ada kenaikan sedikit tapi tersedia, daging beku juga tersedia, daging sapi juga tersedia. Jadi semua kebutuhan selama lebaran tersedia aman," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto menyampaikan bahwa, pada intinya rakor lintas sektor yang dipimpin gubernur, bertujuan untuk melaporkan kesiapan pengamanan lebaran dalam rangka Operasi Ketupat 2023. Lalu juga bagaimana mempersiapkan, apabila ada suatu ancaman, dan hal lainnya.

“Kami juga sekaligus mengingatkan, dan tolong disosialisasikan ke masyarakat tadi sudah ada laporan dari BMKG, kita melakukan pengamanan lebaran, juga dalam rangka cuaca yang kita hadapi, (sudah) mendekati panas ekstrim, jangan membuang puntung rokok sembarangan, sehingga akan menyebabkan kebakaran (karhutla)," pesannya.

Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat dalam rangka mudik, dan liburan agar berhati-hati. Pihaknya bersama stakeholder terkait memastikan akan mencari cara agar bisa melakukan upaya yang efektif, dan efisien, sehingga mudik bisa terurai dengan baik, dan pelaksanaannya lancar.

“Walaupun PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) telah dicabut, kami imbau masyarakat tetap menjaga kesahatan," katanya.

Untuk operasi ketupat sendiri ia menyebutkan ada 1.300 lebih personel yang dipersiapkan untuk pengamanan dari tiap kabupaten/kota.

Sementara demi keselamatan berlalu-lintas pihaknya juga berupaya untuk terus mendorong masyarakat melaksanakan mudik dengan tertib. Salah satunya mempersiapkan mudik gratis Khatulistiwa yang melayani hingga empat rute tujuan se-Kalbar.

“Kami harapkan masyarakat agar tidak terjadi penumpukan di beberapa tempat terminal, dan kami harapkan masyarakat bisa bergabung dengan mudik gratis," tutupnya. (*)

Pemprov Kalbar Usulkan Pengendalian Banjir di Kota Pontianak Jadi Usulan Proyek Strategis ke Pusat

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved