Pengertian dan Makna Masa Prapaskah

Frater Gregorius Wiro, OFMCap, secara umum menjelaskan Hari Raya Paskah adalah puncak perayaan iman umat Katolik, di mana dalam masa Prapaskah, kita m

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MARPINA SINDIKA WULANDARI
Frater Gregorius Wiro, OFMCap. 

Jumat Agung
Pada Jumat Agung, umat Katolik mengenang kembali peristiwa Yesus memanggul salibnya, Penyaliban Yesus Kristus dan wafatnya di Bukit Golgota. Biasanya dalam Jumat Agung akan ditampilkan prosesi Tablo Kisah Sengsara Yesus Kristus.

Dalam Gereja Katolik, tidak ada Misa saat perayaan Jumat Agung, melainkan hanya penerimaan komuni kudus. Pada momen ini, umat bisa berdoa dalam bentuk sakramen suci.

"Dalam susunan tata perayaannya ada beberapa variasi, dimana kalau kita datang ke Gereja, kita bisa melihat bahwa Salib Yesus diangkat sebanyak 3 kali dalam Tablo, " kata Frater.

Sabtu Suci
Sabtu Suci adalah hari setelah Jumat Agung dan sebelum Minggu Paskah. Sabtu Suci merupakan hari terakhir dalam Pekan Suci yang dirayakan oleh orang Kristen sebagai persiapan perayaan Paskah.

Pada hari Sabtu Suci ini juga diperingati Vigili Paskah atau Malam Paskah. Malam Paskah adalah perayaan resmi pertama untuk merayakan kebangkitan Yesus. Pada Misa Malam Paskah juga akan dinyalakan Lilin Paskah yang sudah diberkati. Nyala api lilin Paskah menyimbolkan Kristus sebagai terang dunia dan kehadirannya di antara umat.

Paskah
Paskah merupakan tiga hari setelah Yesus Kristus meninggal di kayu salib. Paskah diartikan sebagai peristiwa kebangkitan Yesus Kristus mengalahkan kuasa maut dan dosa dalam menyelamatkan umat manusia. Di mana Yesus mengalami kebangkitan dan kehidupan baru.

Dalam kehidupan sehari-hari, Kebangkitan Yesus diartikan sebagai semangat baru bagi umat Katolik untuk bangkit kembali dari keterpurukan.

"Kita sebagai orang Katolik, pengikut Kristus, kita mengadakan Paskah supaya kita bisa melihat peristiwa penting saat Yesus mengalami suatu penderitaan, hal yang tidak masuk akal oleh manusia. Kita melihat Yesus benar-benar sebagai penebus manusia. Itulah puncak perayaan iman kita, " lanjut Frater Wiro.

Pada liturgi Paskah, biasanya digunakan baju berwarna putih, hal itu karena warna putih melambangkan kemuliaan dan kesucian. Umat Katolik juga diwajibkan ke Gereja, bahkan di hari-hari biasa dan hari minggu, umat Katolik juga diharapkan bisa kita datang ke gereja.

Paskah juga identik dengan telur yang memiliki makna kehidupan baru. Hal itu sejalan dengan makna Paska yang melambangkan kehidupan yang baru. Menandakan kebangkitan Yesus setelah mengalahkan kuasa maut dan dosa maut.

Selain itu ada pula Kelinci Paska yang melambangkan adanya kesuburan. Maka dari itu Paskah dilambangkan dengan kelinci, supaya ada kesuburan dalam hidup kita. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved