Fordeb dan Kaum Muda Kalbar Bedah Hoax Dalam Pemilu, Sepakat Bangun Proses Demokrasi yang Lebih Baik
Satu diantaranya adalah membentuk kaukus muda untuk membahas permasalahan dan terlibat dalam pelaksanaannya...
Terlebih kini memproduksi berita hoax sangat mudah dan ditukangi aktor-aktor yang mempunyai modal.
Ditempat yang sama, perwakilan Blogger Pontianak dan Lembaga Pers Mahasiwa (LPM) Untan juga mengungkapkan pandangannya.
Diantaranya ialah agar literasi digital terus ditingkatkan dengan berbagai metode dan modul karena korban berita bohong itu sendiri adalah orang-orang yang literasinya rendah.
• Wujudkan Warga Cakap Digital, MAFINDO Pontianak Berikan Literasi Digital Cegah Hoax

Tak hanya itu, korban berita hoax terkadang adalah orang yang lebih tua sehingga saat diberikan pengertian akan sulit untuk diterima.
Padahal dampaknya dari berita hoax tersebut apalagi dalam pemilu berdampak kepada berbagai hal kemasyarakatan.
Sehingga keterbukaan informasi dari berbagai elemen termasuk pemerintah jadi penting sehingga partisipasi publik dalam perjalanannya sesuai harapan.
Koordinator Forum Kebangsaan dan nilai Pancasila Kalbar, Romadi Haryono dipenutup diskusi pun membagikan pandangannya terkait dinamika hoax dan perpolitikan di Indonesia.
Menurutnya, dalam kepentingan tertentu hoax diproduksi untuk melindungi asset dan potensi sumberdaya alam.
Contoh yang diberikan pria yang akrab dipanggil Bang Romi ini diantaranya adalah hal-hal mistis di Paloh Sambas dan Padang 12 Ketapang.
Padahal di dua daerah tersebut memiliki sumber daya alam yang melimpah dan kini sudah menjadi rebutan untuk diproduksi.
Namun demikian ia tetap menekankan pentingnya pendidikan politik dan wawasan kebangsaan agar dapat mengcouter berita hoax yang ada.
“Semangat kebangsaan, nasionalisme anak muda, konsistensi dan pemahaman terhadap nilai kebangsaan politik hari ini satu diantara kuncinya,” kata Romadi Haryono.
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News