Pola Hidup Sehat
Waspada Ciri Asam Lambung Naik Saat Tidur, Ini Dampaknya!
Saat hal ini terjadi, maka akan muncul sensasi panas atau terbakar pada dada atau heartburn dan rasa tidak nyaman di perut.
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Maudy Asri Gita Utami
Saat hal ini terjadi, maka akan muncul sensasi panas atau terbakar pada dada atau heartburn dan rasa tidak nyaman di perut.
Kondisi ini akan semakin lebih terasa setelah pengidap mengonsumsi makanan atau berbaring.
• Cara Tepat Mengobati Asam Lambung dan Maag Agar Tak Berubah Menjadi GERD
Melansir dari American Academy of Allergy Asthma and Immunology, selain heartburn dan asam pada mulut, ada beberapa tanda lain yang menjadi ciri-ciri asam lambung naik, seperti mudah kenyang, lebih sering bersendawa, sakit tenggorokan, mual, muntah, produksi air liur lebih banyak, bau mulut, dan mengalami batuk tanpa dahak.
Namun jangan khawatir, kondisi ini masih dianggap wajar apabila tidak terjadi selama beberapa hari, terjadi sebanyak 1–2 kali dalam satu bulan, muncul gejala setelah kamu mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak serta setelah mengonsumsi makanan berlemak dan pedas.
GERD dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan.
Hal ini menyebabkan gejala terjadi dalam durasi yang panjang, sering muncul, menyebabkan muntah bercampur darah, nyeri hingga ke rahang, dan disertai dengan kondisi sesak napas.
Kamu dapat segera lakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat untuk penanganan keluhan kesehatan yang dialami.
Dilansir dari halodoc.com, melemahnya otot bagian kerongkongan nyatanya menjadi salah satu penyebab mengapa seseorang mengalami penyakit GERD.
• Bahaya GERD dan Dampaknya Pada Tubuh, Obati dengan Daun Kemangi
Pada pengidap asam lambung, otot tidak dapat menutup secara rapat sehingga mengakibatkan asam lambung naik kembali menuju kerongkongan.
Ada beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko melemahnya otot pada kerongkongan, seperti kondisi obesitas, usia lanjut, kondisi hamil, terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas, alkohol, merokok, bahkan kondisi stres pun dapat menyebabkan otot kerongkongan tidak bekerja secara maksimal.
Tidak hanya gaya hidup dan pola makan saja, nyatanya asam lambung naik juga dapat disebabkan oleh adanya beberapa penyakit, seperti gastroparesis, scleroderma, hingga hernia hiatus. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/gejala-heartburn-dan-GERD-ketida-sedang-tidur.jpg)