Kabar Artis
GERD Pada Anak, dan Jenis Makanan yang Boleh Dikonsumsi untuk Mencegah Maag
Orangtua atau pengasuh anak-anak dengan GERD harus menyimpan buku harian makanan dan mencatat semua makanan yang dikonsumsi setiap hari
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Anak-anak juga bisa mengalami sakit asam lambung dan GERD.
Jika mengalami hal ini, orangtua perlu memahami bagaimana cara menyebuhkan GERD tersebut.
GERD adalah gangguan pencernaan kronis yang terjadi ketika isi lambung sering mengalir kembali ke kerongkongan (pipa makanan).
Proses pencernaan dimulai di mulut, di mana makanan dikunyah, dicampur dengan air liur dan ditelan. Menelan mendorong makanan ke dalam pipa makanan atau kerongkongan untuk masuk ke perut, di mana ia mengalami pencernaan lebih lanjut.
Kondisi ini sering terjadi pada anak-anak, terutama bayi dan balita, karena sistem pencernaannya belum matang dan masih berkembang.
• Perbedaan Cara Pengobatan GERD dan Maag
Anak-anak biasanya tumbuh dari fase ini seiring bertambahnya usia. Namun, jika asam lambung sering terjadi dan menjadi kondisi kronis, itu mengarah ke GERD.
Gastroesophageal reflux (GER) adalah kondisi asam lambung yang lebih ringan dan lebih umum, terutama pada anak kecil dan bayi. GERD adalah kondisi yang lebih serius dan kronis dan didiagnosis oleh dokter.
Pada orang dengan GERD, sfingter esofagus bagian bawah (pita otot di ujung bawah kerongkongan yang biasanya mencegah aliran balik isi lambung) secara tidak normal rileks atau melemah, mengakibatkan seringnya asam lambung.
Pada anak-anak, GERD dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk malnutrisi dan penambahan berat badan yang buruk, jika tidak didiagnosis dan diobati.
Perawatan untuk GERD harus di bawah pengawasan dokter anak dan biasanya termasuk obat-obatan dan diet, modifikasi gaya hidup. Diet memainkan peran utama dalam mengelola gejala GERD.
Gejala GERD pada anak-anak bervariasi dan mungkin berbeda dari orang dewasa dengan GERD. Gejala umum mungkin satu atau lebih dari berikut ini:
Regurgitasi yang sering, meludah, atau muntah, biasanya setelah makan, tersedak dan cegukan, sering batuk dan batuk-batuk di malam hari dan menolak untuk makan atau makan hanya dalam jumlah kecil atau rewel di sekitar waktu makan.
• GERD yang Tidak Ditangani Bisa Berakibat Fatal
Gejala GERD juga tampak pada kegagalan menambah berat badan, kesulitan menelan, dan sakit perut.
Muncul pula sensasi terbakar di dada atau mulas, biasanya setelah makan dan yang mungkin lebih buruk di malam hari.
Pada anak di bawah 12 tahun, gejala asma termasuk mengi dan batuk kering