Pola Hidup Sehat
Perbedaan Gagal Ginjal Akut dan Kronis
Gagal ginjal adalah penurunan fungsi ginjal dua organ berbentuk kacang yang membuang limbah dan air dari darah untuk membuat urin (kencing).
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Ada dua jenis gagal ginjal, yakni gagal ginjal akut dan kronis.
Gagal ginjal adalah penurunan fungsi ginjal dua organ berbentuk kacang yang membuang limbah dan air dari darah untuk membuat urin (kencing).
Melansir data Kemenkes RI, tercatat 189 kasus gagal ginjal akut pada tanggal 18 Oktober 2022, yang paling banyak didominasi oleh anak usia 1 hingga 5 tahun.
Oleh karena itu, Kemenkes juga meminta orang tua untuk tidak panik namun selalu waspada.
Organ tersebut adalah bagian dari saluran kemih. Saluran kemih juga mencakup kandung kemih (yang menampung urin), ureter (saluran yang membawa urine dari setiap ginjal ke kandung kemih) dan uretra (tempat keluarnya urin).
Dalam dua bulan terakhir, kasus gagal ginjal akut di kalangan anak usia 6 bulan hingga 16 tahun terus mengalami peningkatan.
• Menurut Catatan IDAI, 180 Anak Usia 6 Bulan Terkena Gagal Ginjal Akut Misterius
Apa beda keduanya gagal ginjal aku dan kronis?
Ginjal yang sehat menyaring racun dan kelebihan cairan dari darah.
Selain itu, ginjal juga membantu mengontrol tekanan darah, memproduksi sel darah merah dan mengontrol penyerapan kalsium.
Gagal ginjal terjadi ketika organ tersebut tidak lagi bisa melakukan fungsi tersebut.
Ada dua jenis gagal ginjal, yaknir kronis dan akut.
Gagal ginjal akut terjadi secara tiba-tiba dan seringkali reversibel.
Penyebabnya bisa karena kecelakaan, luka, penyakit, infeksi, syok atau konsumsi racun atau obat.
Ketika ginjal rusak, tubuh berhenti memproduksi urin. Akibatnya, racun menumpuk di aliran darah, membuat pasien bingung atau tidak sadar dan kelebihan cairan.
• 5 Negara yang Tinggi Kasus Kematian Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Termasuk Indonesia
Pasien yang mengalami gagal ginjal akut diberikan diet khusus, pembatasan cairan dan dialisis sementara sampai ginjalnya sembuh. Dengan pengobatan, fungsi ginjal dapat kembali normal.
Sementara itu, gagal ginjal kronis berkembang dalam waktu lama dan umumnya tidak reversibel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ciri-ciri-penyakit-ginjal-kenali-7-gejala-awal-penyakit-ginjal-dan-pengobatan-penyakit-ginjal.jpg)