Pola Hidup Sehat

Manfaat dan Nutrisi Petai, Juga Dikenal Sebagai Obat Diabetes

Dalam pengobatan tradisional, manfaat petai telah digunakan untuk mengobati diabetes, hipertensi, dan masalah ginjal.

SHUTTERSTOCK
Dalam pengobatan tradisional, manfaat petai telah digunakan untuk mengobati diabetes, hipertensi, dan masalah ginjal. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Petai memang umum kita jumpai di Indonesia.

Sebagaian masyarakat Indonesia sangat awam memakan petai sebagai lalapan yang digemari.

Petai atau pete adalah tanaman asli Asia Tenggara yang sering dikonsumsi, baik secara mentah atau dimasak.

Bagi sebagian besar orang Indonesia, petai adalah makanan favorit yang kerap dijadikan pendamping masakan pedesaan.

Namun, sebenarnya apa itu petai?

Petai memiliki nama latin Parkia speciosa Hassk, dikenal juga sebagai stink bean dan merupakan tanaman asli Asia Tenggara.

Umumnya, petai dapat dikonsumsi mentah maupun ditambahkan dalam berbagai olahan masakan.

Apakah Petai Bisa Menyebabkan Asam Urat karena Mengandung Purin ?

Menurut peneliti dari Universiti Kebangsaan Malaysia dalam studi yang dipublikasikan di jurnal National Library of Medicine, dikutip Parkia speciosa Hassk atau petai adalah tanaman yang termasuk polong-polongan.

Petai juga banyak ditemukan tumbuh di daerah tropis seperti Malaysia, Indonesia, Thailand dan Filipina. Petai termasuk tanaman dalam genus Parkia dan spesies speciosa dalam famili Fabaceae.

Di Indonesia, Malaysia dan Singapura, tanaman ini dikenal dengan nama petai atau pete. Sedangkan di Thailand, petai dikenal sebagai sator atau sataw, di Filipina dikenal sebagai u'pang dan yongchak di India.

Tentang petai

Tinggi pohon petai dapat mencapai 40 meter. Petai merupakan tanaman dengan buah yang memanjang dengan daun majemuk yang terususn sejajar.

Dalam satu buah petai, biasanya terdapat hingga 20 biji petai berwarna hijau muda dan dibalut selaput pada setiap polongnya.

Biji-biji petai akan mengeluarkan bau yang khas. Biji-biji petai inilah yang kemudian dapat dimakan atau dikonsumsi secara mentah misal sebagai pelengkap lalapan yang umumnya disajikan dalam masakan Sunda atau Jawa, atau di Malaysia dikonsumsi sebagai ulama.

Selain Menurunkan Gula Darah dan Kolestrol, Apa Saja Manfaat Petai Lainnya?

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved