Pola Hidup Sehat

Mengatasi GERD Pada Bayi Agar Tak Gumoh dan Muntah Berulang Kali

GERD (penyakit refluks gastroesofageal) terjadi karena refluks asam yang terus-menerus (kronis). Refluks asam adalah kondisi asam lambung yang naik ke

NET/Google
Mengurangi asam lambung juga dapat meningkatkan risiko infeksi karena asam dapat membunuh bakteri berbahaya pada bayi. 

Bayi dengan GERD lebih berisiko mengalami SIDS (sindrom kematian bayi mendadak), jika tidur malam dengan tengkurap.

Beberapa penyedia layanan kesehatan merekomendasikan tidur bayi pada malam hari dengan posisi kepala lebih tinggi.

Itu untuk membantu menjaga isi perut si kecil tetap di tempatnya.

Sementara, belum ada penelitian secara khusus pada bayi yang tidur di boks miring.

Penelitian tentang bayi yang tidur di tempat miring di kursi mobil bayi, menemukan hubungan antara praktik ini dan peningkatan risiko SIDS.

Cara Melemahkan GERD Jika Kambuh, Sediakan 5 Jenis Makanan Ini

3. Menyusui sedikit-sedikit

Menyusui setiap 2-3 jam sedikit-sedikit saat bayi Anda terjaga bisa mengurangi terjadinya refluks asam.

Makan berlebihan dapat meningkatkan tekanan perut, yang dapat menyebabkan refluks asam.

Jika Anda memberikan bayi susu botol, disarankan memilih puting dengan lubang yang lebih kecil. Hal itu dapat membantu mengurangi jumlah udara yang masuk ke dalam tubuh bayi.

Perut buncit pada bayi dapat meningkatkan risiko refluks asam dan GERD.

4. Modifikasi makanan ibu menyusui

Makanan yang ibu menyusui makan dapat memengaruhi kondisi bayi, termasuk memicu refluks asam.

Makanan yang mengandung kafein, coklat, dan bawang putih dapat memicu refluks asam.

Sehingga untuk mencegah GERD pada bayi, disarankan ibu menyusui untuk menghindari atau mengurangi jumlah asupan makanan jenis itu.

Faktor lain dapat menyebabkan gumoh pada bayi, yaitu let-down reflex yang kuat pada ibu menyusui.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved