Gempa di Ketapang
Gempa Tektonik Mag 5.0 Guncang Kendawangan Kalimantan Barat, Tak Berpotensi Tsunami
"Waktu terjadinya gempa adalah pukul 05:09;42 WIB dan informasi dimutakhirkan pada pukul 05:13;30 WIB. Untuk lokasi menurut data masuk ke Desa Keramat
Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Gempa bumi tektonik magnitudo 5.0 terjadi di wilayah Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat 1 Juli 2022 sekitar pukul 05.13 Wib.
Saat dihubungi, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Rahadi Oesman Ketapang, Heru Sukoco memastikan gempa yang terjadi selama 5 detik itu tidak berpotensi tsunami.
Heru menambahkan, gempa ini terjadi disekitar 25 km dari pantai Kecamatan Kendawangan dengan kedalaman gempa adalah 10 km berada di dasar laut.
"Waktu terjadinya gempa adalah pukul 05:09;42 WIB dan informasi dimutakhirkan pada pukul 05:13;30 WIB. Untuk lokasi menurut data masuk ke Desa Keramat Jaya atau 25 km dari Pantai," kata Heru saat dihubungi Tribun, Jumat 1 Juli 2022.
Meskipun kurang dari 5 detik, kata Heru, namun gempa tersebut cukup terasa hingga wilayah padat penduduk di Kecamatan Delta Pawan yang berjarak kurang lebih 85 km dari pusat gempa.
Baca juga: Gempa Susulan Terjadi Dua Kali, Namun Tidak Berpotensi Tsunami
"Gempa ini skala Modified Mercalli Intensity atau MMI masuk ke dalam kategori III – IV yang berarti getaran dapat dirasakan langsung oleh masyarakat tetapi tidak mengakibatkan kerusakan yang signifikan," jelasnya.
Heru menambahkan, tak lama dari gempa pertama, sempat terjadi gempa susulan. Namun dengan skala yang lebih kecil.
"Tidak berpotensi tsunami karena daya dorongnya tidak begitu kuat," ujarnya.
Untuk itu, Heru mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk dapat menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," tandasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News