Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Kalbar Tolak Pembentukan Ikatan Alumni di Surabaya

Rajuini juga meminta kepada seluruh pihak untuk menghentikan kegiatan pembetukan Ikatan Alumni yang mengatasnamakan GP Ansor.

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ GP Ansor Kalbar
Ketua PW GP Ansor Kalbar Rajuini (tengah) saat menyampaikan kata sambutan belum lama ini 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalimantan Barat (Kalbar) menolak tegas atas pembentukan Ikatan Alumni di Surabaya.

Ketua PW GP Ansor Kalbar Rajuini menegaskan bahwa secara struktural dan peraturan yang ada GP Ansor tidak mengenal istilah Ikatan Alumni.

"Dalam PD/PRT GP Ansor tidak ada istilah pembentukan Ikatan Alumni. Secara tegas PW GP Ansor Kalbar menolak atas wacana pembentukan Ikatan Alumni yang mengatasnamakan GP Ansor," ujarnya saat dihubungi pada Rabu, 15 Juni 2022.

Rajuini juga meminta kepada seluruh pihak untuk menghentikan kegiatan pembetukan Ikatan Alumni yang mengatasnamakan GP Ansor.

PW GP Ansor dan Banser Kalimantan Barat, lanjut Rajuini, pihaknya tetap setia dan patuh pada aturan organisasi yang ada dan satu komando dengan Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor.

"Kami di daerah baik GP Ansor dan Banser tetap patuh dan satu komando di bawah Ketum PP GP Ansor H. Yaqut Cholil Qoumas baik lahir maupun batin," tutupnya.

Pengurus PC GP Ansor Sanggau Dilantik, Kegiatan Dipusatkan di Kecamatan Tayan Hulu Sanggau

Sebelumnya beredarnya broadcast undangan deklarasi Ikatan Alumni GP Ansor di Surabaya pada Jumat 17 Juni 2022 mendatang, sehingga menimbulkan respon dari Pimpinan GP Ansor beberapa wilayah.

Diberitakan sebelumnya, GP Ansor menolak segala bentuk manuver politik dengan mengatasnamakan kepentingan bangsa. Namun, sesungguhnya dilatarbelakangi oleh tujuan-tujuan politik jangka pendek semata.

Hal itu dikatakan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP GP Ansor, Abdul Rochman, secara keorganisasian GP Ansor yang merupakan organisasi pemuda di bawah Nahdlatul Ulama (NU) tidak mengenal adanya istilah Ikatan Alumni (IKA).

"GP Ansor telah memiliki peraturan maupun struktur organisasi yang jelas dan resmi. Dan, istilah ikatan alumni itu sama sekali tak dikenal di organisasi GP Ansor. Sehingga, penggunaan istilah dengan membawa-bawa nama GP Ansor jelas sangat tidak tepat," kata Abdul Rochman, Selasa 14 Juni 2022.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved