Anak Bunuh Ayah

Fakta Baru Pembunuhan di Sajingan Kecil Sambas, Tersangka Ingin Buang Jenazah Ayahnya ke Muara

Dalam rekonstruksi yang digelar di Polres Sambas itu, pembunuhan bermula saat F melihat korban sedang duduk di dapur.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Imam Maksum
Tersangka F menjalani rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan terhadap ayah kandungnya, Ramlan. Reka ulang itu dilakukan di Mapolres Sambas, Senin 30 Mei 2022.tribun/Imam 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Fakta baru pembunuhan di Sajingan Kecil, Sejangkung, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat terungkap lewat rekonstruksi, Senin 30 Mei 2022.

Tersangka F, ternyata ingin membuang jenazah ayahnya, Ramlan ke muara sungai, setelah melakukan pembunuhan pada Jumat 13 Mei 2022 lalu.

Dalam rekonstruksi yang digelar di Polres Sambas itu, pembunuhan bermula saat F melihat korban sedang duduk di dapur.

Tersangka kemudian mengambil parang panjang dan menghabisi nyawa korban.

Polisi Ringkus 9 Pelaku Curat dan Curanmor di Bengkayang, Ini Barang Bukti yang Disita

Saat korban tergeletak di dapur dengan keadaan kepala terpisah dari tubuh, F sempat keluar rumah sambil membawa tangki bensin menuju tepi sungai yang tak jauh dari rumahnya.

F berniat membawa jasad korban dengan perahu motor untuk dibuang ke muara sungai.

Namun F mengurungkan niatnya dan ia kembali ke dapur.

Tersangka kemudian menggotong tubuh korban untuk dibawa ke pemakaman.

Setelah menggotong jenazah ayahnya sejauh 150 meter, tersangka kemudian diamankan saksi hingga kemudian dibawa ke Mapolres Sambas.

Gawat! Tak Hanya CPNS, Kini Ratusan PPPK Juga Ikut Mogok Kerja Gara-gara Gaji dan Tunjangan

Kasatreskrim Polres Sambas AKP Sutrisno mengungkapkan, secara keseluruhan ada 19 adegan yang diperagakan tersangka.

"Dari rekontruksi yang kita lakukan tersangka ini melakukan pembunuhan dengan motif sakit hati dan dendam," ujarnya.

Sutrisno mengatakan tersangka F memang memiliki riwayat sering mengkonsumsi obat codela dalam jumlah banyak.

Tersangka sering meminum alkohol, sering berhalusinasi, malas dan memiliki emosi yang tinggi.

Curi 40 Meter Kabel di Pasar Pontianak Utara, Dua Pria Diringkus Polisi

AKP Sutrisno mengatakan reka adegan yang dilakukan menjadi bagian dari tahapan untuk mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di Dusun Sajingan Kecil Desa Semanga, Kecamatan Sejangkung.

“Sampai dengan saat ini, dari keterangan tersangka, pembunuhan dilakukan lantaran orang tuanya dianggap pilih kasih, lebih peduli dengan adik-adiknya dibandingkan dengan tersangka,” katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved