Kasus Harian COVID-19 Meningkat di Sintang, Harysinto Linoh: Saya Hampir Yakin Ini Sudah Omicron
Sinto berkeyakinan dilihat dari tingkat penyebaran yang cepat dan peningkatan kasus aktif varian omicron sudah ada di Sintang.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Kasus konfirmasi aktif Covid-19 meningkat di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Peningkatan terjadi sejak sepekan terakhir. Bahkan, dalam sehari tercatat 63 kasus baru.
Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang, mengambil langkah cepat untuk memberhentikan sementara pertemuan tatap muka terbatas untuk semua jenjang pendidikan khusus di Kecamatan Sintang, imbas dari ditemukannya puluhan guru dan siswa positif corona.
Diduga kuat, peningkatan kasus corona aktif di Sintang akibat munculnya varian Omicron.
Meski belum ada hasil resmi dari Laboratorium di Jakarta dari kiriman sampel genom yang dikirim Dinkes Sintang, Harysinto Linoh menduga kuat varian omicron sudah masuk Sintang.
• Puluhan Pelajar dan Guru Positif COVID-19, PTM Terbatas di Kecamatan Sintang Dihentikan Sementara
"Memang untuk memastikan varian Omicron sampel ini kita kirim ke jakarta lewat pontianak. Kita belum dapat hasilnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh, Kamis 24 Februari 2022.
Sinto berkeyakinan dilihat dari tingkat penyebaran yang cepat dan peningkatan kasus aktif varian omicron sudah ada di Sintang.
"Dari tingkat penyebaran yang begitu cepat dengan gejala yang batuk, pilek, demam saja, saya hampir yakin ini sudah omicron," ungkap Sinto.
Varian Omicron, beda dengan varian sebelumnya. Varian biasa, kata Sinto dalam satu rumah misalkan ditemukan satu anggota keluarga positif, belum tentu semua keluarga terpapar. Namun kali ini beda.
"Penyebarannya cepat. Kalau dulu kita ada suami positif, istrinya belum tentu walaupun tinggal serumah. Sekarang ini, kalau suami positif satu rumah ada 5 orang, bisa 7 orang yang positif, tetangganya ikut positif. Dugaanya tetap omocron," ujar Sinto.
Peningkatan kasus aktif ditemukan pada Selasa lalu. Dalam sehari, tercatat 63 kasus, 55 kasus hari senin dan 25 kasus hari jumat.
"Kemarin kita baru periksa, belum keluar semua karena banyak sekali sampelnya, itu sudah 46 kasus, belum kita total, karena masih berjalan. Kasusnya meningkat secara harian. Kita imbau masyarakat hati-hati. Apalagi kita lihat masyarakat sekarang prokes sudah kendor, kumpul-kumpul sudah ndak mau pakai masker lagi," imbau Sinto. (*)
[Update Informasi Seputar Kabupaten Sintang]