Cara Mengatasi Diare pada Orang Dewasa
Selain sakit perut dan membuat tubuh lemas, keluar-masuk kamar mandi saat diare juga pengalaman yang melelahkan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Diare adalah penyakit yang membuat penderitanya menjadi sering buang air besar dengan kondisi tinja yang encer atau berair.
Terserang penyakit diare tentu tidak menyenangkan.
Selain sakit perut dan membuat tubuh lemas, keluar-masuk kamar mandi saat diare juga pengalaman yang melelahkan.
Dilansir dari WebMD melalui KOMPAS.com, ada beberapa hal yang bisa jadi penyebab diare, antara lain:
- Infeksi virus, bakteri, atau parasit
- Efek samping obat tertentu
- Makan makanan terlalu pedas, asam, terlalu banyak kafein, dll.
- Penyakit gangguan pencernaan
(Update berita nasional, internasional dan regional menarik lainnya disini)
• Cara Mengatasi Batuk di Malam Hari agar Tidur Nyenyak
Diare terkait penyakit celiac, sindrom iritasi usus besar, penyakit crohn, atau kolitis ulserativa baru bisa sembuh setelah penyebabnya dapat diatasi. Sedangkan diare biasa bisa sembuh dalam waktu satu sampai dua hari.
Sebagaimana diberitakan KOMPAS.com pada Selasa (23/2/2021), berikut ini 5 cara ampuh menghentikan diare tanpa obat:
1. Minum air putih
Penderita diare dianjurkan untuk memperbanyak minum agar tubuh tetap terhidrasi. Air putih adalah minuman terbaik yang harus banyak dikonsumsi saat menderita diare.
Memang banyak minum air putih tidak menyingkirkan bakteri penyebab diare, namun dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi, risiko fatal akibat dehidrasi bisa dicegah.
Hindari mengonsumsi minuman elektrolit yang banyak dijual di pasaran, karena minuman tersebut mengandung banyak gula yang justru dapat memperparah diare.
Selain itu, hindari minum minuman berkafein seperti teh dan kopi, alkohol, dan minuman bersoda.
• Cara Mengatasi Masuk Angin pada Anak
2. Perbanyak konsumsi serat larut
Penderita diare dianjurkan untuk memperbanyak makan makanan yang mengandung serat larut seperti gandum, beras merah, kacang polong, apel, jeruk, dan wortel.
Makanan mengandung serat larut dapat bergerak lebih lambat di saluran pencernaan, mampu “mengikat” diare, serta membuat kotoran buang air besar (BAB) jadi lebih padat.
• Cara Mengatasi Diare pada Anak 1 Tahun Hingga Usia 5 Tahun ! Apa Penyebab Diare Anak ?
3. Sering makan namun dengan porsi kecil
Cara mengatasi diare tanpa obat yang selanjutnya adalah dengan mengubah pola makan menjadi sering namun dalam porsi yang kecil.
Saat diare, usahakan makan sebanyak lima sampai enam porsi kecil dalam sehari. Pilih menu kentang tumbuk atau nasi dengan tambahan protein sehat tanpa lemak, seperti telur, ayam, atau ikan. Tambahkan juga sayuran yang dimasak hingga matang.
Perubahan pola makan ini memudahkan pencernaan yang sedang berada dalam kondisi tidak optimal.
• Cara Mengatasi Hidung Tersumbat dengan Pijatan ! Lakukan di Sejumlah Titik Tubuh Berikut Ini
4. Konsumsi probiotik
Penderita diare juga disarankan mengonsumsi probiotik yang dikenal dapat mengatasi gangguan pencernaan, infeksi, hingga efek samping obat tertentu.
Beberapa makanan yang mengandung probiotik antara lain yogurt, kefir, kimchi, tempe, tahu, dan masih banyak yang lainnya.
Meski begitu, ada orang yang sembuh dari diare setelah mengonsumsi yogurt, namun ada juga tang lebih cocok dengan tempe.
• Cara Mengatasi Sumilangeun pada Wanita
5. Hindari asupan penyebab diare
Beberapa cara yang telah disebutkan bisa jadi tidak ampuh jika penderita tetap mengonsumsi makanan atau minuman penyebab diare.
Seperti yang diketahui, makanan dan minuman bisa membuat diare semakin parah. Oleh sebab itu, hindari makanan penyebab diare, antara lain:
- Makanan pedas
- Makanan terlalu asam
- Susu dan produk susu bagi orang yang alergi laktosa
- Makanan berlemak tinggi
- Gorengan
- Makanan cepat saji
- Makanan dengan pemanis buatan
• Cara Mengatasi Mimisan pada Anak dengan 7 Tips ! Lantas, Bagaimana Cara Mencegah Mimisan pada Anak ?
Jika sakit berlanjut atau bertambah parah setelah mencoba beberapa cara di atas, jangan ragu untuk konsultasi dengan dokter.
Selain itu, jika diare disertai gejala demam, sakit perut parah, BAB berdarah atau berwarna hitam, wajib juga untuk segera mendapatkan penanganan medis.
Pastikan tidak ada gejala dehidrasi seperti pusing, lemas, urine sedikit, pucat, dan sangat haus saat diare.
Sedangkan jika yang mengalami diare adalah anak-anak, lebih baik langsung konsultasi dengan dokter.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Cara Ampuh Menghentikan Diare Tanpa Obat"
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-diare-222ss.jpg)