Penyebab Diabetes Insipidus dan Komplikasi Diabetes Insipidus
Diabetes insipidus pada dasarnya adalah penyakit yang berbeda dengan diabetes mellitus...............
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Jika diabetes mellitus adalah penyakit jangka panjang yang ditandai dengan kadar gula darah di atas normal, diabetes insipidus tidak terkait dengan kadar gula darah.
Diabetes insipidus pada dasarnya adalah penyakit yang berbeda dengan diabetes mellitus.
Diabetes insipidus lebih jarang terdengar.
Ketika berbicara tentang penyakit diabetes, telinga kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan kata diabetes mellitus.
(Update berita kesehatan lainnya disini)
• Mengapa Mie Instan yang Dicampur dengan Nasi Dapat Meningkatkan Risiko Diabetes ?
Lantas, apa itu diabetes insipidus?
Dilansir dari WebMD, satu-satunya kesamaan yang dimiliki penyakit diabetes mellitus dan diabetes insipidus adalah keduanya membuat penderitanya akan merasa haus dan membuat banyak buang air kecil.
Diabetes insipidus adalah kondisi cukup langka yang menyebabkan tubuh mengeluarkan banyak urine.
Kebanyakan orang buang air kecil 1 hingga 2 liter sehari.
Sementara, penderita diabetes insipidus bisa buang air antara 3 dan 20 liter sehari.
Jika Anda menderita diabetes insipidus, hormon yang membantu mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh Anda tidak berfungsi.
Hormon yang mengalami gangguan ini adalah homron antidiuretik atau antidiuretic hormone (ADH).
Hormon yang bisa juga disebut sebagai vasopressin ini dihasilkan oleh hipotalamus, yakni jaringan khusus di otak.
• Cara Menurunkan Diabetes Secara Alami ! Semoga Bermanfaat untuk Menurunkan Kadar Gula Darah Tinggi
Setelah dihasilkan oleh hipotalamus, hormon antidiuretik disimpan oleh kelenjar pituitari.
Kelenjar pituitari akan mengeluarkan hormon antidiuretik saat kadar cairan di dalam tubuh terlalu rendah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-diabetes-4s5s5s5ss2s2s.jpg)