Penyebab Diabetes Insipidus dan Komplikasi Diabetes Insipidus

Diabetes insipidus pada dasarnya adalah penyakit yang berbeda dengan diabetes mellitus...............

Tayang:
Editor: Jimmi Abraham
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YOUTUBE
Ilustrasi diabetes. 

Hormon antidiuretik ini membantu mempertahankan cairan di dalam tubuh dengan mengurangi jumlah cairan yang terbuang melalui ginjal dalam bentuk urine.

Penyebab diabetes insipidus adalah produksi hormon antidiuretik yang berkurang atau ketika ginjal tidak lagi merespons hormon antidiuretik seperti biasanya.

Ketika tubuh Anda tidak menghasilkan cukup vasopressin, kondisi ini disebut diabetes insipidus sentral.

Sementara itu, jika tubuh Anda membuat cukup hormon ini, tetapi ginjal Anda tidak merespons sebagaimana mestinya, Anda berarti menderita diabetes insipidus nefrogenik.

Dalam bentuk apa pun, hasilnya sama saja.

Di mana, ginjal Anda tidak dapat menyimpan air.

Jadi, meskipun Anda mengalami dehidrasi, ginjal akan tetap mengeluarkan banyak cairan dan tidak bisa menghasilkan urine yang pekat.

Orang yang mengalami diabetes insipidus cenderung akan selalu merasa haus dan minum lebih banyak karena berusaha mengimbangi banyaknya cairan yang hilang lewat urine.

Mengapa Penderita Diabetes Insipidus Banyak Mengeluarkan Urine ?

Komplikasi diabetes insipidus

Sama seperti penyakit lainnya, diabetes insipidus adalah kondisi yang tak boleh dibiarkan begitu saja.

Merangkum Mayo Clinic, dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit dalam darah adalah dua komplikasi utama dari diabetes insipidus.

Beberapa gejala dehidrasi yang dapat dikenali, yakni:

- Mulut kering

- Perubahan elastisitas kulit

- Rasa haus berlebih

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved