Wabup Fahrur Rofi Launching Vaksinasi Usia 6-11 di Sambas
Fahrur Rofi mengatakan herd immunity terus akan dikejar sehingga Kabupaten Sambas tidak seperti di Amerika yang sekarang ini kasusnya kembali naik.
Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTINAK.CO.ID, SAMBAS - Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi, membuka launching vaksinasi usia 6 hingga 11 tahun di SDN 04 Nagur Desa Jagur Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Selasa 18 Januari 2022.
Fahrur Rofi mengatakan setelah dilaunching, vaksinasi ditargetkan menyasar 120 anak anak SDN 04 Nagur.
“Alhamdulillah kita bisa berkumpul dalam rangka vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SDN 04 Nagur Desa Jagur, Setelah launching ini, kita akan langsung lakukan vaksin,” katanya.
Fahrur Rofi mengucapkan terima kasih kepada tenaga kesehatan yang mengawal vaksinasi. Selain itu, juga dukungan dari unsur kepolisian sehingga vaksinasi telah mencapai 70 persen di Kabupaten Sambas.
• Sambas Punya Potensi Menjanjikan Terkait Pemenuhan Air Bersih
“Terima kasih nakes telah mengawal vaksinasi, terima kasih atas pengorbanan waktu dan tenaga,” ucapnya.
Fahrur Rofi mengatakan meskipun vaksinasi dosis pertama mencapai 70 persen namun dia meminta masyarakat tidak lengah. “Hari ini kita sudah sampai 70 persen, jangan sampai terlena,” katanya.
Fahrur Rofi menyebutkan dalam pemberitaan media luar, mengatakan varian omicron di Amerika sedang berjibaku. “Presidennya di sana sampai ingin di vaksin,” katanya.
Fahrur Rofi mengatakan herd immunity terus akan dikejar sehingga Kabupaten Sambas tidak seperti di Amerika yang sekarang ini kasusnya kembali naik.
Fahrur Rofi menyebut anak anak menjadi paling rentan terkonfirmasi covid-19 varian omicron karena tidak disertai gejala.
“Harapan saya setelah vaksinasi ini dilakukan, anak anak terlindungi dari covid-19, terima kasih sudah hadir, vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini kedepan diharapkan berlanjut,” katanya.
Namun demikian, kata Fahrur Rofi permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya ketersediaan vaksin. Dirinya meminta Dinas Kesehatan berkoordinasi meminta stok vaksin ke Dinkes Provinsi.
“Vaksin kurang ya untuk anak anak, segera diminta ke provinsi sehingga cepat di droping ke Sambas. Semoga kedepan ini berlanjut dan berjalan dengan lancar,“ harapnya. (*)
(Simak berita terbaru dari Sambas)