Breaking News

Psikologi

9 Tanda Kelelahan Kesehatan Mental dan Cara Mengatasinya Menurut Psikolog

Psikiater Margaret Seide, MD menjelaskan, sama seperti otot yang bisa kelelahan sehabis melakukan latihan keras, otak juga bisa mencapai titik kelelah

freepik.com
Pria lelah duduk di lantai dengan tumpukan dokumen kertas di sekitar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kesehatan mental yang baik menunjang produktivitas yang baik pula.

Jika kelelahan kesehatan mental melanda, cendrung memicu stres, khawatir, cemas, dan emosi negatif lainnya.

Emosi negatif dapat membuat seseorang mudah merasa kesal, lelah, dan bahkan mati rasa.

Kondisi ini dapat menyebabkan kelelahan otak yang terkadang tak disadari.

Psikiater Margaret Seide, MD menjelaskan, sama seperti otot yang bisa kelelahan sehabis melakukan latihan keras, otak juga bisa mencapai titik kelelahan ketika diliputi emosi negatif.

Ketika seseorang yang mengalami kelelahan secara mental berusaha untuk terus bekerja, ada banyak masalah yang bisa ditemui.

Misalnya sulit tidur, suasana hati yang sangat terganggu, kurang sabar, dan meningkatnya konsumsi makanan cepat saji karena ingin mencari kenyamanan.

Bila dibiarkan, stres berkepanjangan dapat meningkatkan risiko depresi dan kecemasan.

Namun sayangnya, tidak semua orang menyadari tanda-tanda kelelahan mental.

Berikut 9 tanda kelelahan mental yang harus diperhatikan.

1. Kurang sabar

Saat mental sedang lelah, hal-hal kecil menjadi tidak dapat ditoleransi.

Sebabnya, cadangan emosi semakin sedikit Apabila mendapati diri kehilangan kesabaran pada hal-hal yang sebelumnya tidak menjadi masalah, bisa jadi itu tanda kelelahan mental.

2. Mudah tersinggung

Kelelahan mental dapat menyebabkan seseorang terjebak dalam mode pertarungan sepanjang waktu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved