Breaking News:

Kalbar Peringkat 2 Indeks KIP se-Indonesia, Sutarmidji Sebut Transparansi Pemerintah Sangat Penting

Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber acara Monev Keterbukaan Informasi Publik (KIP) bertempat di Ruang Data Analityc Room Kantor Gubernur, S

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Gubernur Sutarmidji saat menjadi narasumber acara Monev Keterbukaan Informasi Publik (KIP) bertempat di Ruang Data Analityc Room Kantor Gubernur, Senin 11 Oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Indeks Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) berada di peringkat kedua Se-Indonesia di bawah Provinsi Bali yang berada di peringkat pertama.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan dalam hal ini kuncinya adalah kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah memang pada transparansi dalam segala aspek.

Adapun yang paling penting adalah peran Dinas Kominfo dan sebagainya untuk menyampaikan tentang tujuan dari suatu program pemerintah.

“Jangan dibiarkan liar dalam artian informasi yang didapat masyarakat tidak pas. Sehingga perlu peran Dinas Kominfo,”ujarnya.

Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber acara Monev Keterbukaan Informasi Publik (KIP) bertempat di Ruang Data Analityc Room Kantor Gubernur, Senin 11 Oktober 2021.

Terutama misalnya dalam penanganan Covid-19. Dikatakannya bahwa harusnya tidak ada lagi yang ribut soal lempar-lempar Rumah Sakit ketika tidak tersedia tempat tidur perawatan.

Sutarmidji Permudah Adendum SE Nomor 17, Kontingen Pon XX yang Kembali Cukup Karantina Mandiri

“Jika masyarakat tahu pemerintah memiliki aplikasi tentang informasi ketersediaan tempat tidur prawatan di RS. Maka tinggal mencari yang kosong melalui aplikasi,”jelasnya.

Gubernur Sutarmidji mengatakan karena dalam SOP penanganan Covid-19 semuanya sama. Jadi tidak perlu pilih-pilih.

Selanjutnya terkait vaksin Covid-19. Dikatakan seharusnya ada informasi yang jelas mengenai manfaat, cara memperoleh dan lain sebagainya.

Saat ini semua informasi terkait Covid-19 dikatakannya sudah ada di apliaksi. Termasuk soal stok dan ketersediaan vaksin. Semua daerah harusnya sudah mengetahui informasi tersebut.

Buka Musda Ke-V DPD PPDI Kalbar, Gubernur Sutarmidji : Organisasi Harus Miliki Program yang Rasional

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved