Breaking News:

Kejaksaan Agung RI Sita Aset Terpidana Heru Hidayat, Kasus Korupsi PT Asuransi Jiwasraya di Kalbar

Asuransi Jiwasraya (Persero) tersebut terdaftar atas kepemilikan PT. Inti Kapuas Internasional yang bergerak dalam bidang penangkaran ikan arwana.

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Proses penyitaan aset tperkara Tindak Pidana Korupsi PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) atas nama terpidana Heru Hidayat di Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat. File Istimewa. 

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tim Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung Republik Indonesia melaksanakan kegiatan Pengamanan (Pemblokiran) dan Penilaian Aset Barang Rampasan Negara dalam perkara Tindak Pidana Korupsi PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) atas nama terpidana Heru Hidayat di Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat.

Adapun aset yang dirampas yakni berupa sejumlah aset tanah dan kendaraan bergerak.

Penyitaan itu sendiri berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 2931 K/Pid.Sus/2021 tanggal 24 Agustus 2021.

Pada prosesnya, Pemasangan plang perampasan atau disita oleh negara itu dipimpin oleh Kabid Database dan Pertukaran Informasi Ronal H Bakara dan di bantu oleh tim dari BPN Kubu Raya untuk pengukuran dan penentuan titik koordinat objek, serta Tim dari KPKNL Pontianak yang melakukan penilaian terhadap objek.

Dilarang Meminta-minta di Jalanan, Wali Kota Edi : Penertiban Tetap dengan Cara Humanis

Proses penyitaan yang dilaksanakan sejak Senin 4 Oktober 2021 lalu, tim telah menyita 2 unit sepeda motor masing - masing berjenis Honda Supra Fit X dan Suzuki Skydrive, kemudian 3 unit mobil berjenis Mitsubishi Pajero, Toyota Inova, dan Toyota Hilux.

Penyerahan Aset diserahkan langsung oleh karyawan PT. Inti Kapuas international kepada tim PPA dengan membuat Berita Acara Penyerahan Barang Rampasan Negara.

Selanjutnya, pada hari Selasa tanggal 05 Oktober 2021, kegiatan tim dibagi menjadi 2 (dua), tim pertama melakukan pengamanan terhadap 18 (delapan belas) persil lahan berdasarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB/SHP) di Desa Ambangah Kabupaten Kubu Raya.

Kemudian, tim kedua melakukan penanganan terhadap 9 (Sembilan) persil / lahan berdasarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) di Desa Kuala Mandor A Kabupaten Kubu Raya, dimana objek lahan yang merupakan Barang Rampasan dari perkara Tindak Pidana Korupsi PT.

Asuransi Jiwasraya (Persero) tersebut terdaftar atas kepemilikan PT. Inti Kapuas Internasional yang bergerak dalam bidang penangkaran ikan arwana.

Pengamanan asset barang rampasan yang diikuti dengan pengukuran dan penilaian terhadap objek tersebut merupakan salah satu tahapan penting dalam upaya pengembalian kerugian keuangan negara dalam Tindak Pidana Korupsi PT. Jiwasraya (persero).

Setelah dilakukan pengukuran dan penilaian terhadap asset tersebut maka akan dilanjutkan dengan pemasangan plang dan pelelangan.

Kajati Kalbar Dr. Masyhudi menyampaikan, Dalam kegiatan tersebut Kejaksaan TInggi Kalimantan Barat sifatnya hanya memfasilitasi dan memberikan dukungan.

"Kita hanya memberi dukungan berupa informasi dan pengamanan terhadap kegiatan Tim Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung R.I, dan dukungan ini sangat perlu di lakukan untuk memastikan kegiatan tersebut harus berjalan dengan lancar sampai dengan selesai mengingat pelaksanaan pengamanan lahan tersebut berpotensi adanya perlawanan dari pihak-pihak lain,"ujar dr. Masyhudi. Sabtu 9 Oktober 2021. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved