Breaking News:

BREAKING NEWS - Kepolisian Ungkap Kasus Peredaran Narkoba Jenis Baru di Kabupaten Sambas

Ditemui diruang kerjanya, di Mapolres Sambas, AKBP Laba menuturkan narkoba jenis baru itu adalah LSD atau dalam bahasa lainnya adalah Lysergic Acid Di

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/M Wawan Gunawan
Kapolres Sambas, AKBP Laba Meliala dan Kasat Resnarkoba Polres Sambas, Iptu Wismo Hardijanto saat ditemui di ruang kerja Kapolres Sambas, dalam rangka penyampaian kasus penangkapan Narkoba jenis LSD, Rabu 6 Oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kapolres Sambas, AKBP Laba Meliala mengatakan jika pihaknya melalui Satresnarkoba Polres Sambas berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis baru.

Ditemui diruang kerjanya, di Mapolres Sambas, AKBP Laba menuturkan narkoba jenis baru itu adalah LSD atau dalam bahasa lainnya adalah Lysergic Acid Diethylamide.

Dijelaskan Kapolres, narkoba jenis LSD ini adalah narkotika sintetis yang tergolong baru ditemui di Kabupaten Sambas.

"Bahwa benar kami telah mengungkapkan penyebaran kasus baru, dengan tersangka N alias R. Pengungkapan tersangka dan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang kita terima, sehingga berhasil menangkap tersangka," ujarnya, Rabu 6 Oktober 2021, di ruang kerjanya.

Melani Astuti Buka Kegiatan Sparing Bola Voli di Desa Balai Gemuruh Kabupaten Sambas

Dijelaskan oleh Kapolres, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mengatakan bahwa ada narkoba jenis baru yang dikirim melalui salah satu jasa pengiriman dari Jakarta menuju Kabupaten Sambas.

"Barang ini dikirim dari Jakarta melalui jasa pengiriman hingga sampai ke Kabupaten Sambas," katanya.

"Karenanya, barang ini perlu jadi perhatian kita, karena hal ini digunakan cukup dengan dihisap. Dan dari hasil pengecekan di laboratorium forensik Mabes Polri Jakarta, Narkoba jenis ini masuk golongan satu," jelas Kapolres.

Update Informasi Seputar Kabupaten Sambas

Dari hasil pemeriksaan kata dia, terdapat barang bukti berupa 1,36 gram LSD. Dan kemudian pihaknya menetapkan seorang tersangka berinisial R (22).

"Untuk barang buktinya, ada kurang 1,36 gram," tuturnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved