Pola Hidup Sehat

SIAPA yang Berisiko Besar Terkena Penyakit Kanker Paru-paru?

Kanker paru merupakan penyebab utama kematian pada laki-laki dan perempuan di dunia, dan mungkin salah satu kanker...

Tayang:
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
hellosehat.com
Penyakit Kanker Paru-paru. 

Serat mineral asbes ini banyak ditemukan di pertambangan, pabrik tekstil, galangan kapal dan tempat-tempat lainnya.

Asbes ini juga kerap digunakan sebagai bahan bangunan dan orang yang sering terpapar asbes dan merokok memiliki potensi untuk terserang kanker paru-paru.

  • Orang yang Terpapar Bahan Kimia

Bahan kimia dapat menjadi penyebab adanya atau timbulnya penyakit kanker.

Zat kimia seperti uranium, berilium, cadmium, silica, vinil klorida, senyawa nikel, senyawa kromium, produk batu bara, hingga gas mesin diesel merupakan zat-zat kimia yang berbahaya.

  • Pengguna Terapi Radiasi

Efek penggunaan terapi radiasi ini tidak dapat dihindari, terutama ketika pasien menggunakan terapi radiasi ini pada bagian dada.

Hal ini akan semakin meningkatkan potensi terkena kanker paru-paru ketika pasien juga merupakan perokok aktif.

  • Orang yang Terpapar Polusi Udara

Orang yang tinggal atau hidup di dekat atau di pinggir jalan raya dengan tingkat polusi yang tinggi akan menjadi salah satu penyebab terserangnya kanker paru-paru.

Penelitian memperkirakan bahwa kurang lebih lima persen pasien yang meninggal karena kanker paru-paru disebabkan oleh polusi udara.

  • Bawaan dari Keluarga

Faktor genetika bawaan dari keluarga memberikan peluang seseorang untuk terkena penyakit kanker paru.

Seseorang yang memiliki keluarga atau saudara dengan riwayat penyakit kanker paru, perlu berwaspada terhadap penyakit ini.

BUAH yang Bermanfaat untuk Mencegah Penyakit Flu dan Pilek Serta Batuk

Pengobatan Kanker Paru

Pengobatan kanker paru tergantung dari tipe kankernya dan kondisi tubuh secara umum.

Dilansir dari klikdokter.com, jika kanker didiagnosis pada tahap awal dan hanya di area kecil akan membuat hasil perbedaan yang lebih baik pada hasil pengobatannya.

Pembedahan mengangkat kanker paru dapat dilakukan.

Jika kondisi kesehatan penderita lemah, radioterapi dapat dilakukan untuk menghancurkan sel kanker.

Jika kanker sudah menyebar, pembedahan dan radioterapi tidak dapat dilakukan. Kemoterapi biasanya digunakan untuk kasus tersebut. (*)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved