Breaking News:

Sembilan Ribu Keluarga Penerima Manfaat  di Pontianak Akan Terima Pencairan BST Melalui Kantor Pos

Dari jumlah tersebut akan diberikan kepada 9 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terbagi di enam kecamatan di Kota Pontianak Kalimantan Barat.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat menyerahkan secara simbolis Bantuan Sosial Tunai (BST) dan beras sekaligus melepas kendaraan yang akan mendistribusikan bantuan di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Jalan Rahadi Usman, Pontianak, Kalbar, Minggu 18 Juli 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Kantor Pos Pontianak, Zaenal Hamid mengungkapkan, bahwa penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kota Pontianak mencapai senilai Rp 5,4 miliar.

Dari jumlah tersebut akan diberikan kepada 9 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terbagi di enam kecamatan di Kota Pontianak Kalimantan Barat.

Zaenal menerangkan bahwa setiap KPM mendapatkan BST sebesar Rp 600 ribu.

"Setiap KPM akan menerima sebesar Rp 600 ribu untuk masa dua bulan yakni Mei dan Juni. Artinya satu bulan per KPM menerima Rp 300 ribu, kita bayarkan sekaligus Rp 600 ribu," ujarnya usai menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Jalan Rahadi Usman Pontianak, Kalbar, Minggu 18 Juli 2021.

Penerima BST Meninggal Dunia, Apakah Masih Bisa Diambil

Ia menerangkan, bahwa penerima bantuan tersebut berdasarkan data yang diterima dari pemerintah pusat. 

Kemudian, ia juga menjelaskan untuk proses penyaluran berdasarkan pola sebelumnya, yakni melalui aplikasi pos giro tunai. 

Dimana pada proses penyaluran seluruh KPM penerima wajib di foto sehingga tidak bisa diwakilkan kecuali oleh keluarga yang masih dalam satu Kartu Keluarga (KK). 

"Maka kami minta pengawasan dari masyarakat untuk memastikan jumlah yang diterima sesuai yang telah ditentukan. Jika masyarakat menerima kurang dari 600 ribu rupiah laporkan kejadian tersebut"

"Setiap KPM yang menerima akan di foto dan langsung terkirim ke data base pusat, apabila dilapangan terdapat petugas kami memotong silahkan dilaporkan," pungkasnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kalimantan Barat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved