Banjir di Kalbar
Cuaca Ekstrem di Pontianak - Sampah Kiriman Banjir Masuk ke Kamar
Cuaca ekstrem ini menyebabkan beberapa wilayah Kota Pontianak tergenang, termasuk di tepian Sungai Kapuas, di daerah Jeruju, Pontianak Barat.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Hujan lebat disertai angin kencang terjadi, di Kota Pontianak dan sekitarnya, Selasa 13 Juli 2021 sore hingga malam WIB.
Cuaca ekstrem ini menyebabkan beberapa wilayah Kota Pontianak tergenang, termasuk di tepian Sungai Kapuas, di daerah Jeruju, Pontianak Barat.
Satu di antara warga di tepian Sungai Kapuas, Gg Jeruju 3 Dalam, Jl Komyos Soedarso, Andre (16), sempat panik ketika melihat lantai rumahnya sudah mulai tergenang.
Arus Sungai Kapuas yang pasang juga membawa sampah plastik dan batang pohon ke lingkungan sekitar, bahkan juga masuk ke rumah Andre.
“Sampah sampai masuk ke kamar,” ujarnya.
• Banjir di Pontianak, BPBD Siaga 24 Jam, Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa dan Warga Mengungsi
Selain itu, lantai rumah bermaterial papan juga terdampak akibat genangan air.
Menurut ayah Andre, Budi (51), karena sering tergenang papan rumah jadi lapuk.
“Sering banjir. Namun, genangan tinggi seperti yang tadi malam jarang,” ungkap ayah lima anak itu.
Ia menambahkan, papan-papan yang lapuk akhirnya terlepas dari paku.
“Ada juga papan yang hanyut. Tidak tahu ke mana,” katanya.
• Kisah Warga Veteran Pontianak Menghadapi Genangan Air Sepanjang Malam! Cek Peringatan Dini BMKG
Setelah banjir surut, Budi beserta dua anaknya mulai memperbaiki lantai rumah yang bolong dengan papan baru.
Warga lainnya, Kartini (37) mengungkapkan, Selasa malam angin memang sangat kencang disertai hujan lebat.
Ia menduga genangan yang terjadi tidak hanya akibat hujan deras tapi air pasang atau rob.
“Angin ribut. Air sungai juga pasang,” kata Kartini. (Viqri Rahmad Satria)