Breaking News:

PLN Tunjukan Komitmen Tingkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri

menyebutkan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk kepentingan umum wajib menggunakan barang dan/atau jasa produksi dalam negeri.

Editor: Nina Soraya
TRIBUN/DOK
Pekerja melakukan bongkar dan cek material, belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bertugas untuk mendorong perekonomian nasional, PLN berkomitmen untuk menggunakan produk-produk dalam negeri.

Selain itu juga melibatkan industri domestik dalam setiap proses bisnis yang dijalankan; tidak terkecuali bagi PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (PLN UIP Kalbagbar).

Konsisten Tebarkan Kebahagiaan Ramadan, PLN UIP salurkan Ratusan Paket Berbuka Puasa

PLN UIP Kalbagbar bertanggungjawab untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berupa pembangkit, gardu induk, dan jaringan transmisi di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

“Kami terus berupaya untuk meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri dalam setiap kegiatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, baik dalam pengadaan barang maupun jasa yang dibutuhkan PLN,” ujar Didik Mardiyanto, General Manager PLN UIP Kalbagbar.

PLN UIP Kalbagbar Berikan Paket Buka Puasa dan Sembako

Ia mengungkapkan bila hal tersebut dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian RI Nomor 54 Tahun 2021.

Aturan tersebut menyebutkan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk kepentingan umum wajib menggunakan barang dan/atau jasa produksi dalam negeri.

“Harapannya kami dapat membantu industri dalam negeri untuk terus bertahan terutama dalam masa pandemi Covid-19," ungkapnya.

Tingkatkan Kualitas Layanan, PLN Kalbar Kunjungi Pelanggan Industri

Menurutnya PLN terus bergerak dan berupaya untuk optimis dalam situasi saat ini.

"Hal itu sesuai dengan tema “Bangkit! Kita Bangsa yang Tangguh” yang diusung pada Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati tanggal 20 Mei ini,” ungkap Didik.

Peraturan tersebut secara rinci menyebutkan persentase minimum Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang harus dipenuhi dalam setiap jenis proyek infrastruktur ketenagalistrikan begantung kapasitasnya, baik untuk pembangkit, gardu induk, maupun transmisi.

Arif Joni Ajak Dukung Mencintai Produk Dalam Negeri dan Cinta Rupiah

Didik menambahkan dalam pembangunan tower transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) misalnya, sebagian besar bahan baku material yang digunakan berasal dari produksi dalam negeri.

Meskipun demikian, tidak dipungkiri masih ada komponen-komponen untuk pembangunan infrastrukutr ketenagalistrikan yang harus diimpor.

“Secara korporasi PLN menargetkan untuk mencapai TKDN sebesar 40 persen pada tahun ini,” pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved