Breaking News:

Kebakaran di Pontianak

Dalam 10 Hari, Ada 5 Peristiwa Kebakaran di Pontianak, Kepala BPBD: Dugaan Utama Konseleting listrik

Hariadi memastikan, Tidak ada korban jiwa maupun luka pada musibah kebakaran ini, karena seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri saat api mulai m

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO
Kepala BPBD Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo, saat tinjau langsung lokasi kebakaran di Gang Jarak, Jalan Komyos Soedarso Pontianak, Jumat 9 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Musibah kebakaran terjadi di pemukiman padat penduduk, gang Jarak, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Jumat 9 April 2021 pagi.

Saat ini, api sudah padam seluruhnya setelah sekira 30 menit petugas pemadam kebakaran dari berbagai penjuru Kota Pontianak berjibaku memadamkan api di pemukiman yang berada di gang sempit itu.

Kepala BPBD Kota Pontianak Harriadi S Triwibowo menyampaikan, terdata 3 unit rumah warga mengalami kerusakan parah akibat musibah kebakaran itu.

Hariadi memastikan, Tidak ada korban jiwa maupun luka pada musibah kebakaran ini, karena seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membakar hunian mereka.

Nantinya, setelah dilakukan pendataan terhadap seluruh korban, pihak BPBD akan memberikan bantuan kepada korban berupa kebutuhan hidup untuk beberapa hari.

Baca juga: BREAKING NEWS - Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, 4 Unit Rumah Habis Dilalap Si Jago Merah

Terkait penyebab kebakaran, dari hasil keterangan sejumlah saksi dan korban, Hariadi menyampaikan diduga akibat Konseleting listrik disalah satu rumah.

Tercatat telah terjadi 5 Kebakaran di kota dalam 10 hari belakangan, dan dikatakan Haryadi diduga seluruhnya akibat konseleting listrik.

"Kebakaran di jalan Budi Karya, deratan ruko yang terbakar, di SD 24, kemudian dijalan Subarkah, jalan Johar dan hari ini di jalan Kom Yos Sudarso, pada umumnya diduga karena arus pendek konseleting listrik,"katanya.

Ia menyampaikan, dari hasil pemeriksaan, kabel - kabel di lokasi kebakaran sudah tidak standar dengan usia pakai yang sudah melewati batasnya.

"Kabel yang ada ini sudah tidak standar SNI, lalu kabel - kabel lama, kemudian, cuaca yang cukup panas, kabel - kabel ini pada umumnya memuai, apalagi usia kabel ini sudah lama menyebabkan konseleting listrik, dan sudah kami teliti di beberapa lokasi karena arus pendek konseleting listrik,"ujarnya.

Oleh sebab itu, ia menghimbau kepada warga Kota Pontianak untuk waspada, tidak lengah, disiplin memonitor jaringan listrik dirumah masing masing.

'"Kabel - kabel yang sudah lama harus diganti, saat bepergian, stop kontak yang masih aktif harus dilepas saat meninggalkan rumah, sebelum tidur juga harus dilihat, stop kontak, barang elektronik yang masih hidup harus dilepas, Supaya tidak terjadi arus pendek, Khususnya ponsel, jangan mengecas sambil tidur, kemudian berhati juga saat menggunakan kompor,,"pesannya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved