Breaking News:

Bahasan Sampaikan Keseluruhan Penyertaan Modal Aset Pemerintah Kepada PDAM Capai 256,7 Miliar

Dari 10 Raperda tersebut, satu diantaranya adalah tentang pelayanan Air minum perusahaan umum daerah Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak dan perubahan k

TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD ROKIB
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan membacakan pidato wali kota Pontianak tentang penyampaian 10 Raperda, di ruang rapat Paripurna DPRD kota Pontianak, Senin 5 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan menyampaikan usulan 10 Rencana Peraturan Daerah Kota Pontianak, di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Senin 5 April 2021.

Dari 10 Raperda tersebut, satu diantaranya adalah tentang pelayanan Air minum perusahaan umum daerah Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak dan perubahan keempat atas peraturan daerah nomor 7 tahun 2014 tentang penambahan penyertaan modal pada perusahaan Air Minum Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak.

"Penyertaan modal di Tirta Air Minum Khatulistiwa dan perusahaan daerah pengkreditan BPR Bank khatulistiwa Pontianak ini, diharapkan bisa memaksimalkan PAD yang memang di era pendemi ada sedikit penurunan dari sebelumnya," kata Bahasan, usai membacakan pidato wali kota Pontianak tentang penyampaian 10 Raperda, di ruang rapat Paripurna DPRD kota Pontianak, Senin 5 April 2021.

Pada penyampaian pidato tersebut, Bahasan juga menyampaikan, bahwa penyertaan modal aset pemerintah daerah kepada perusahaan umum daerah Air Minum Tirta Khatulistiwa sampai 31 Desember 2019 sebesar kurang lebih 230,9 miliar. Sedangkan penambahan penyertaan modal pemerintah daerah kepada perusahaan umum daerah Air Minum Tirta Khatulistiwa tahun anggaran 2018 berupa pengadaan pipa tersier sebesar 7,9 miliar.

Baca juga: Sasar Masyarakat Terdampak Pandemi, Distrik Navigasi Kelas III Pontianak Laksanakan Padat Karya

Kemudian penambahan penyertaan modal pemerintah daerah pada PDAM Tirta Khatulistiwa tahun anggaran 2019 berupa pengadaan dan pemasangan jaringan pipa tersier sebesar 17,7 miliar.

Sehingga jumlah keseluruhan penyertaan modal pemerintah daerah kepada perusahaan umum daerah Air Minum Tirta Khatulistiwa, diungkapkannya, menjadi sebesar kurang lebih 256,7 miliar.

"Pelayanan Air minum harus berorientasi kepada pelanggan dalam hal ini dimaksudkan agar kepentingan pelanggan akan Air minum dapat terpenuhi, selain itu juga adanya peran serta dari masyarakat khususnya pelanggan dalam bidang pelayanan Air minum sehingga kepentingan masyarakat khususnya pelanggan terakomodasi ke dalam proses pelayanan," paparnya. (*)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved