Breaking News:

Bobol Dinding Tahanan Dengan Sendok, Tahanan Akui Kabur Hanya untuk Ingin Gunakan Narkoba

Ditanyai Kapolresta, M yang merupakan residivis spesialis pencurian dengan pemberatan mengungkapkan bahwa ia ikut dalam rencana pelarian itu karena di

TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO
Satu diantara tahanan yang kabur dari Polsek Pontianak Utara dan berhasil ditangkap kembali petugas kepolisian saat ditanyai Kapolsek Pontianak Utara AKP Herry Purnomo, Jumat 19 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dengan cara menjebol dinding ruang tahanan menggunakan sendok yang sudah diruncingkan, 2 tahanan kasus Pencurian di Kota Pontianak berinisial F (Faisal) dan M (Meki) kabur dari tahanan Polsek Pontianak Utara, Jumat 19 Februari 2021.

Namun, baru beberapa jam menghirup udara bebas, keduanya kembali berhasil diringkus petugas kepolisian.

Kapolresta Pontianak Kombespol Leo Joko Triwibowo kepada awak media saat konferensi pers didampingi Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polii dan Kapolsek Pontianak Utara menyampaikan, F di amankan di Kecematan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah, sedangkan M di amankan di Kawasan Pontianak Utara.

Baca juga: Cara Tahanan Kabur di Pontianak Utara, Pura-pura Ngaji untuk Kelabui Petugas Sembari Mengikis Tembok

Ditanyai Kapolresta, M yang merupakan residivis spesialis pencurian dengan pemberatan mengungkapkan bahwa ia ikut dalam rencana pelarian itu karena diajak oleh F tahanan kasus curanmor.

Ia mengungkapkan bahwa pertama - Tama ia bersama F dan satu orang tahanan lain berinisial ED mengubah sendok menjadi alat pengikis, namun ED tak berhasil kabur Lantaran tubuhnya tersangkut di lubang.

Kemudian, keduanya secara perlahan lahan mengikis tembok yang sudah di targetkannya hingga berlubang.

Setelah dirasa cukup, dinding itupun di ketuk menggunakan kayu untuk menghancurkannya.

Baca juga: Tahanan Kabur, Mashudi Sebut Bangunan Polsek Pontianak Utara Sudah Usang dan Perlu Perhatian Serius

'"Yang melubangi saya, lalu yang mengetok dinding dengan kayu juga saya, dan yang keluar duluan saya,"Ungkapnya mengakui ketika ditanyai Kapolsek Pontianak Utara AKP Herry Purnomo.

Ia mengaku, ikut rencana melarikan diri karena ia dalam kondisi sakau menginginkan barang haram narkoba, lantaran selama beberapa waktu di tahanan ia tak dapat memakai narkoba.

Oleh sebab itu, dorongan hasrat kecanduan narkoba membuatnya nekat kabur dari tahanan, agar dapat dengan bebas menggunakan narkoba. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved