Rencana Belajar Tatap Muka Dilaksanakan Senin Depan, Kadisdikbud Pontianak Sebut Sudah Menyusun Draf

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Pontianak, Syahdan menyampaikan, jikapun belajar tatap muka itu aka

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau simulasi pembelajaran tatap muka akhir tahun 2020 lalu di SMP 1 Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono telah menyampaikan, rencana belajar tatap muka akan dilaksanakan pada senin mendatang.

Hal itu, lantaran dipandang sudah memenuhi syarat, tak terkecuali Kota Pontianak yang saat ini sudah berada pada zona kuning atau penularan kasus Covid-19 rendah.

Kendati demikian, Edi menerangkan terkait teknis pelaksanaannya ada pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Pontianak, Syahdan menyampaikan, jikapun belajar tatap muka itu akan dilaksanakan.

Pihaknya memastikan, bahwa sekolah sudah siap menerapkan, baik dari fasilitas protokol kesehatan dan lainnya.

Baca juga: Sekolah yang Berada di Daerah Zona Kuning Diizinkan untuk Belajar Tatap Muka

"Untuk persyaratannya saat ini sudah memenuhi. Tinggal melaksanakan. Apalagi sekarang ini pontianak zona kuning," kata Syahdan.

Pihaknya pun sudah menyusun draf rencana pelaksanaan belajar tatap muka yang sudah disampaikan kepada Wali Kota Pontianak.

Pada draf itu, Syahdan mengatakan, bahwa untuk sekolah tatap muka tahap awal hanya akan dilakukan pada satu sekolah dalam satu kecamatan yang difokuskan pada kelas IX SMP dan kelas 6 SD saja.

"Ada enam kecamatan, berarti enam sekolah saja dan hanya kelas IX SMP dan kelas 6 SD saja. Bertahap, kalau tak ada masalah tentunya berlanjut. Kita sudah membuat draf itu dan sudah disampaikan kepada pak Wali Kota," ujarnya.

Baca juga: Pontianak Zona Kuning, Wali Kota Edi Kamtono Akan Terapkan Belajar Tatap Muka 22 Februari

Ia mengatakan, bahwa pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik agar pelaksanaan belajar tatap muka tetap aman dilaksanakan, khususnya bagi siswa dan para guru maupun petugas di sekolah.

"Karena kami selalu berkoordinasi dengan satgas covid dan Dinas Kesehatan. Sekolah itu pada prinsipnya sudah siap, menjalani protokol kesehatan tinggal menunggu izin dari pak Wali," imbuh Syahdan.

Selain itu, Syahdan juga mengatakan, bahwa persetujuan dari orang tua siswa juga menjadi salah satu syarat dilaksanakannya belajar tatap muka.

Untuk itu, Ia berharap agar uji coba belajar tatap muka pada sekolah percontohan di enam kecamatan nantinya bisa berjalan dengan lancar. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved