Citizen Reporter
Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Dirikan Kuasi Paroki Monterado Bengkayang
Berdasarkan (bdk. Kan. 515, §1) menjelaskan bahwa paroki adalah adalah persekutuan umat beriman kristiani yang dibentuk secara tetap dalam batas-batas
Gereja merupakan keluarga Allah, yang dimana wajah keluarga Allah itu bersumber dari hidup Allah Tritunggal (Komunitas yang sehati dan sejiwa), dalam pembentukan komunitas awal oleh Yesus (12 rasul) maupun dalam Jemaat Perdana.
Dalam pembagunan Kuasi Paroki yang baru ini Mgr. Agus harapkan ada kerjasama umat dan pastor sehingga keberlansungan perkembangan dan pertumbuhan iman umat semakin banyak.
• Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Pr Berkati Gua Maria Bunda Peziarah Nyarumkop Singkawang
Semua bersumber pada Allah, maka karakter Gereja adalah berpusat pada Yesus.
Oleh karena itu, mengapa sharing injil menjadi sangat penting dalam kehidupan berparoki.
Dengan demikian, Paroki sungguh menjadi tempat pelaksaan sabda Allah dan perutusan Gereja; Paroki tempat mengembangkan rupa-rupa karunia persekutuan, tempat mengalami sehati sejiwa; ungkapan yang riil tentang Gereja sebagai Satu Tubuh, yakni Kristus.
Di samping karakter yang berpusat pada Kristus, Kepemimpinan Paroki, dan kesadaran diri sebagai fasilitator dan animator menjadi kunci dalam membangun Paroki.
Demi membangun Gereja itu, maka kepemimpinan pun harus semakin memberdayakan orang untuk terlibat penuh sebagai anggota Gereja.
Kepemimpinan yang dominatif tidak bisa menjadi pengurus Paroki.
Hal itu bukan berarti pemimpin komunitas sama sekali tidak bisa mengambil keputusan.
Paroki juga adalah Basis Evangelisasi.
• Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gereja Sungai Ambawang
Evangelisasi yang dimaksud adalah bagaimana membangun pola hidup yang sungguh kristiani bagi setiap anggota jemaat, sehingga Paroki sungguh menjadi tempat mengalami kehidupan injili yang nyata.
Sebagai Paroki tentunya kedepannya, fokus utama adalah pembangunan kerjasama Gereja yang partisipatif didasarkan pada rahmat sakramen inisiasi.
Dengan baptisan, Yesus telah menjadikan kita sebagai anggota keluarga-Nya sendiri.
Hal itu berarti kita wajib terlibat dalam gerakan Yesus dan siap diutus oleh-Nya; wajib membangun persekutuan cinta yang nyata: perdamaian, belarasa, keadilan, cinta akan alam semesta, karena cinta kasih yang nyata adalah wujud keluarga Yesus.
Misa pagi itu dimulai pada pukul 09.00 WIB yang dipimpin langsung oleh Mgr. Agustinus Agus sebagai Uskup Agung Pontianak kemudian didampingi oleh RD. Alexius Alex sebagai Pastor Paroki Katedral Pontianak dan P. Stefanus Seli, SMM.
Diikuti oleh puluhan umat dengan ketentuan protokol kesehatan.
Dalam kesempatan itu, RD. Alexius Alex yang mendampingi Mgr. Agustinus Agus membacakan Dekrit Pendirian Kuasi Paroki St. Mikael Monterado yang bernomor 33/SKR. KAP/11/2021.
“Berdasarkan kewenangan yang diberikan kepada saya, mengacu pada kitab hukum kanonik (codex iuridis coanonic) tahun 1983 kanon 516 § 1, maka saya, Mgr. Agustinus Agus, Uskup Agung Pontianak pada hari Minggu tanggal tujuh (7), Bulan Februari (2), Tahun Dua Ribu Dua Puluh Satu (2021), secara resmi mendirikan Kuasi Paroki St. Mikael Monterado, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat.”
“Reksa pastoral Kuasi Paroki St. Mikael Monterado mencakup wilayah Stasi Monterado, Benawa Bakti, Nyempen, Paniban, Serindu, Jembatan 25, Singkong, Goa Boma, Marga Mulia, Kopung (Sipung), Puaje, Pakucing, Sendoreng, Rantau, Sibaju, Masmining dan Calon Stasi Kelampai, Rasau Kulinta, Bonglitung, Nek Ginap. Dekrit ini berlaku secara efektif sejak diumumkan. Monterado, 7 Februari 2021. Ditanda tangani oleh Mgr. Agustinus Agus, Uskup Agung Pontianak,” kata RD. Alex sambil membacakan dekrit pendirian Kuasi Paroki Gereja St. Mikael Monterado.
• Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Serukan Jangan Libatkan Gereja untuk Politik Praktis
Dalam homilinya, Mgr. Agus mengajak umat untuk saling perpartisipasi dan bekerja sama dalam keberlansungannya pendirian Kuasi Paroki yang dimulai pada tanggal pendirian sampai enam (6) bulan kedepan, baru diresmikannya menjadi Paroki Resmi.
Sebagai Pastor Kuasi Paroki, P. Stefanus Seli, SMM, mengaku senang dan berterima kasih kepada Mgr. Agustinus Agus yang dimana mereka boleh membantu dan berkarya di salah satu wilayah Keuskupan Agung Pontianak.
Ia juga mengatakan tidak ada kesulitan selama persiapan ini, sebab umat di Montrado bisa diajak kerjasama dan umat juga merindukan hadirnya sebuah paroki baru di Monterado. (*)