Breaking News:

Lima CPNS Formasi Provinsi Kalimantan Barat Mengundurkan Diri

Ia mengatakan adapun total CPNS yang mengikuti test pada tahun 2020 ini yang telah dinyatakan lolos menjadi PNS pada Formasi Provinsi sebanyak 345 dar

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019 secara simbolis, di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Senin 28 Desember 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Badan Kepegawain Daerah Provinsi Kalbar, Ani Sofyan mengatakan ada 5 orang CPNS yang lolos pada formasi Provinsi mengundurkan diri.

Ia mengatakan adapun total CPNS yang mendaftar di Formasi Provinsi pada tahun 2020 yang telah dinyatakan lolos sebanyak 345 dari semua jurusan.

Namun dari total yang lolos ada 4 orang yang mengundurkan diri dari Formasi guru 3 orang dan 1 orang apoteker.

Ia menjelaskan bahwa saat ini sedang dilakukan proses pengurusan NIP sebanyak 345 orang yang sedang diurus di Jakarta. Lalu nanti untuk TMT akan dilaksanakan pada 1 Januari.

“Setelah itu baru penyerahan SK , tapi kita masih menunggu karena belum ada informasi dari pusat secara pastinya tanggal berapa,” ujarnya, Selasa 29 Desember 2020.

Baca juga: Bupati Erlina Serahkan SK Pengangkatan Kepada 144 CPNS di Lingkungan Pemkab Mempawah

Sedangkan untuk 5 orang yang telah mengundurkan diri adalah daei formasi guru dengan alasan tempt tugas yang jauh yang tersebar di beberapa daerah yang sulit dijangkau.

“5 orang sudah mengundurkan diri merupakan guru, alasannya karena tempt tugas yang jauh tapi posisi ini sudah diganti dengan peserta yang dibawahnya pada rangking dua,” jelasnya.

Jadi untuk mengisi kekosongan ini diganti dengan nomor urut dua pada perankingan akhir, namun dikatakannya untuk SK nya mungkin akan ada keterlambatan.

Baca juga: Bupati Citra Serahkan SK Pengangkatan CPNS Kayong Utara, Ingatkan Tak Pindah Selama 10 Tahun

“Alasan mereka mengundurkan diri karena tidak tau, karena jarak tugas yang jauh jadi dia tidak tahu pda saat melamar. Tapi setelah pergi ternyata jauh di daerah-daerah Ketapang, Landak, dan Kapuas Hulu,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa dalam prosea pegurusan PNS walaupun ditengah pandemi COVID-19 tidak ada kendala dan tidak ada keluhan dari para peserta yang tidak maupun lolos.

“Setelah ini penyerahan SK CPNS dari 345 akan diserahkan secara simbolis kepada 50 orang yang diserahkan langsung, sisanya diserahkan secara virtual,” ujarnya.

Baca juga: Serahkan SK CPNS, Walikota Pontianak Edi Kamtono Ingatkan Jangan Ego Sektoral

Ia mengatakan nanti untuk persiapan penyerahan SK yang jelas para PNS ini harus ada persiapan dan harus tetap melaksanakan 3M dan mempersiapkan diri untuk bertugas ditempat tugas sesuai yang telah ditentukan .

“Kita harap semua terpenuhi dan bisa menjalankan tugas sebenar-benarnya,” pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved