Breaking News:

Pembangunan Infrastruktur Jalan Diminta Jadi Prioritas pada 2021

Terlebih, kata dia, hampir semua fraksi saat rapat paripurna pembacaan pandangan umum menginginkan pembangunan infrastuktur jalan menjadi prioritas.

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/ Subhan Nur
Warga bergotong-royong memperbaiki jalan Provinsi Subah, Sambas belum lama ini. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalbar, Subhan Nur berharap dana untuk pembangunan infrastruktur khususnya jalan menjadi perhatian Pemprov Kalbar pada 2021.

Terlebih, kata dia, hampir semua fraksi saat rapat paripurna pembacaan pandangan umum menginginkan pembangunan infrastuktur jalan menjadi prioritas.

"Kan kemarin tanggapan fraksi jelas semua meminta bahwa harus ada perbaikan kondisi jalan di Kalbar karena juga merupakan janji politik Gubernur.

Oleh sebab itu karena sudah tahun kedua, janji politik harus dipenuhi, dan kita minta anggaran untuk infrastruktur khususnya jalan harus betul-betul diseriusi Gubernur untuk ditingkatkan," kata Subhan, Senin 9 November 2020.

Baca juga: Hadiri Reses Anggota DPRD Kalbar, Warga Desa Serumpun Buluh Sambas Damba Peningkatan Jalan Poros

Untuk diketahui, memang seluruh Fraksi di DPRD Provinsi Kalbar sepakat untuk meminta kepada eksekutif agar pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dapat menjadi prioritas atau diutamakan pada APBD 2021.

"Kita sudah keliling, memang betul-betul khususnya dibeberapa Kabupaten sangat memprihatinkan kondisi jalan," katanya.

"Usai reses, hampir setiap daerah yang menjadi lintasan jalan provinsi permintaan masyarakat ialah jalan, salah satu contohnya ketika UPJJ tidak lagi sifatnya swakelola, namun ditenderkan masyarakat di Subah Sambas masyarakat gotong-royong memperbaiki jalan, karena jalan berlubang terjadi peningkatan kecelakaan lalu lintas," tambahnya.

Sebelumnya, Sekda Kalbar AL Leysandri usai membacakan jawaban Gubernur atas pemandangan Fraksi DPRD Provinsi Kalbar belum lama ini memaparkan jika berbagai aspirasi termasuklah pembangunan infrastruktur, penanganan Covid-19 hingga perubahan nama Bandara dan Pelabuhan akan menjadi konsen kedepan.

"Prinsipnya diakomodir semuanya, nanti mungkin dalam jawaban hari ini belum semua bisa kita jelaskan, tapi nanti dalam rapat kerja Insyallah semua itu dengan OPD teknis akan dijawab seperti apa," kata Sekda Kalbar, AL Leysandri.

"Karena inikan kepentingan bersama, dan eksekutif harus bekerjasama bagaimana mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kalbar terutama dalam pembangunan infrastruktur, pendidikan hingga SDM," tambah dia.

Mengenai akomodir oleh Pemprov, dikatakan Subhan harus dibuktikan keseriusan dengan peningkatan belanja.

"Akomodirnya ialah keberpihakan Gubernur terhadap sejauh mana peningkatan belanja, karena yang tahun kemarin dibanding tingkat kerusakan yang diperlukan biaya cukup besar tapi dianggarkan tidak sesuai dengan harapan masyarakat," pungkasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved