Breaking News:

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, DPRD Kalbar Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini

Namun demikian, politisi PDI Perjuangan ini mengatakan jika untuk keluarga terduga terorisme tidak juga boleh dikucilkan, walaupun memang mesti tetap

TRIBUNPONTIANAK/RIDHO PANJI PRADANA
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalbar, Angeline Fremalco. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalbar, Angeline Fremalco mengapresiasi tindakan Densus 88 bersama Kepolisian yang telah menangkap terduga teroris disejumlah Kabupaten Kota di Kalbar.

Menurutnya, pandemi covid 19 mestinya tidak membuat aparat kepolisian lengah dengan ancaman-ancaman untuk negara.

"Kita apresiasi tindakan Densus 88 beserta jajaran Kepolisian, memang kita jangan sampai terlena di masa pandemi covid 19 lalu kita kemudian melupakan hal penting lainnya, terkait keamanan nasional ini, kita harus waspada, bencana pandemi kita jangan melupakan ancaman lain yang mengancam bangsa ini," katanya.

Namun demikian, politisi PDI Perjuangan ini mengatakan jika untuk keluarga terduga terorisme tidak juga boleh dikucilkan, walaupun memang mesti tetap dipantau.

"Kita serahkan kepada proses hukum jika memang betul mereka terbukti melakukan tindakan terorisme tentu harus dihukum sesuai dengan ketentuan dan UU yang berlaku, namun tidak otomatis keluarganya dikucilkan, namun pemerintah harus waspada karena biasanya pelaku terorisme bisa saja mendoktrin keluarganya, maka harus dipantau," tuturnya.

Baca juga: Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris❗ di Pontianak, Singkawang, Kubu Raya dan Sekadau

Lebih lanjut dikatakannya, peran seluruh elemen masyarakat menjadi penting untuk mengantisipasi adanya terorisme dan radikalisme.

Masyarakat diminta Angeline untuk tidak menjadi cuek, walaupun juga tidak harus saling mencurigai. Deteksi dini dinilainya menjadi penting.

"Peran tokoh masyarakat, kepala desa, RT, RW seluruh masyarakat penting untuk mendeteksi adanya terorisme karena biasanya kita kalau ada pendatang kalau sudah 1×24 jam lapor ke RT, apalagi di perkotaan juga agak cuek, ini yang harus kita hindari, kita harus tetap aware dengan lingkungan kita," jelasnya.

"Kita mengimbau masyarakat tetap tenang namun tetap waspada, karena memang kadang sulit juga untuk mendeteksi karena pelaku terorisme kadang bertindak biasa saja, bahkan juga kita anggap berkehidupan normal, bukan juga kita saling mencurigai tapi harus lebih menajamkan mata dan telinga melihat sekitar, yakin dan percaya aparat menjalankan tugasnya," tutup Angeline. (*)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved