FPR Nilai UU Cipta Kerja akan Membuat Rakyat Tertindas
Sementara di sisi lain perlindungan dan keistimewaan yang semakin besar bagi pengusaha-pengusaha besar terus diberikan oleh pemerintah.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Zulkifli
Kaum tani justru terus terjebak pada semakin meluasnya monopoli tanah.
Akibatnya, kaum tani terbelenggu dengan beban sewa tanah yang tinggi.
Karena bagi tani miskin dan tani sedang lapis bawah, kepemilikan tanah yang kecil memaksanya untuk menyewa tanah kepada tuan tanah dengan harga yang tinggi.
Sedangkan bagi buruh tani, upah yang rendah dan beban kerja yang berat akan semakin diperkuat dengan UU Cipta Kerja.
Kaum tani juga terjebak dengan praktik peribaan yang dilakukan oleh tuan tanah.
Lilitan riba terus mengikat kaum tani pada kemiskinan.
Sementara itu, akibat dominasi imperialis hingga ke pedesaan, menjadikan kontrol harga input dan output pertanian dimonopoli oleh perusaahan besar dan negara.
Membuat kaum tani lebih sering merugi dalam produksinya.
Ditambah dengan keterbelakangan alat produksi pertanian yang terus dipertahankan.
"UU Cipta Kerja akan mempertahankan sistem pertanian terbelakang dengan segala bentuk penghisapan kepada kaum tani," terangnya.
UU Cipta Kerja juga berdampak pada sektor pendidikan.
Masalah umum pemuda-mahasiswa tetap berbasis pada monopoli tanah dan tidak adanya industri nasional yang mandiri dan bebas dari intervensi imperialis.