Breaking News:

Biar Tetap Sehat dan Bisa Ngopi Bareng, Owner Kopi Rumah Kaca Ajak Semua Terapkan Protokol Kesehatan

Diakuinya, kerap ditemui konsumen yang lalai dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, oleh sebab itu ia telah berpesan kepada para peg

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO
Ari Sandy Owner Kopi Rumah Kaca saat di wawancarai Tribun di Kopi Rumah Kaca Cabang Waterfront Pontinak Jalan Bardan Nadi. Sabtu (15/8/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID.PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak sejak beberapa waktu lalu telah mengizinkan seluruh cafe, warung kopi, dan tempat - tempat hiburan di buka kembali setelah beberapa bulan tutup akibat dampak Pandemi Covid 19.

Namun, dalam operasionalnya setiap pelaku usaha maupun konsumen diwajibkan memenuhi standar protokol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid 19.

Terkait hal tersebut, Ari Sandy, Owner Caffe Kopi Rumah Kaca yang telah memiliki 4 Cabang dari Pontianak hingga Kota Singkawang, menyatakan bahwa pihaknya telah menerapkan seluruh protokol kesehatan yang telah di imbaukan Pemerintah kepada para pelaku usaha.

PROFIL Owner Bohomi Studio Nindy Virnalia, Obsesi Jadi Pengusaha dan Ingin Keliling Dunia

Disetiap cabang Kopi Rumah Kaca, Ari menekankan telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Semenjak ada Covid-19 kita sudah mengikuti protokol dari pemerintah, disemua Cabang kita menjarakkan meja, menyiapkan Handsanitazer, tempat pencuci tangan, dan pengunjung juga selalu himbau untuk mengenakan masker," ujarnya saat di Temui di Kopi Rumah Kaca Cabang Waterfront Pontinak Jalan Bardan Nadi.

Diakuinya, kerap ditemui konsumen yang lalai dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, oleh sebab itu ia telah berpesan kepada para pegawainya untuk aktif memberikan himbauan kepada para konsumen mentaati protokol kesehatan.

"Balik lagi ke kita sebenarnya untuk aktif memberikan himbauan ke konsumen, ada konsumen yang belum jaga jarak kita minta jaga jarak, karyawan kita sudah kota brefing untuk aktif memberikan himbauan ke konsumen," kata pemuda 30 tahun itu.

"Dan sampai sekarang si tidak ada yang kita temui bangkang saat di ingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan, semua nurut," timpalnya.

Tak ada kesulitan dalam menerapkan protokol kesehatan pada cafe - cafenyaa, hanya saja omzet usahanya turun hingga 50 persen dibanding sebelum Pandemi Covid-19 melanda.

"Namun ini lebih baik daripada kita tidak buka sama sekali seperti beberapa waktu lalu, yang penting kita bisa bertahan," tuturnya.

Harisson: Pengusaha Warkop Jangan Lengah Membiarkan Pengunjung Tertular Covid-19

Ia berharap seluruh pengusaha warung Kopi, Cafe dan berbagai tempat kuliner dan konsumen dapat bersama - sama menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 dan tak abai dalam penerapannya.

"Biar Kita tetap santai sama - sama, ngopi - ngopi bareng, namun kesehatan juga tetap harus kita jaga, karena kesehatan inikan untuk kita semua," harapnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved