Breaking News:

Berikut Daftar 17 Aset Pemprov Kalbar yang Ditunda Persetujuan Penjualannya Oleh DPRD

Adapun syarat, tahapan atau mekanisme yang harus dipenuhi tersebut terdiri atas Bukti Kepemilikan Aset, Taksiran Harga, Status Rumah Negara dan Surat

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YA' M NURUl ANSHORY
Martinus Sudarno. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - DPRD Provinsi Kalbar menilai aset yang akan dijual Pemprov Kalbar belum sepenuhnya clean and clear.

Hal inilah menjadi satu di antara penyebab ditundanya persetujuan DPRD Provinsi Kalbar terhadap penjualan barang milik Pemda Kalbar melalui rapat paripurna beberapa hari lalu.

Adapun syarat, tahapan atau mekanisme yang harus dipenuhi tersebut terdiri atas Bukti Kepemilikan Aset, Taksiran Harga, Status Rumah Negara dan Surat Keterangan Tidak Digunakan Lagi.

Kunci Jawaban Tema 1 Kelas 3 Halaman 162 165 166 Pembelajaran 3 Pertumbuhan & Perkembangan Tumbuhan

ADA PERUBAHAN! Kabar Terkini Subsidi Gaji Rp 600 Ribu dan Pembayaran Gaji 13 Pegawai dan Pensiunan

Persetujuan Penjualan Aset Ditunda DPRD Kalbar, Tim Pemprov Siap Lengkapi Persyaratan

Ketua Pansus Penjualan BMD atau Aset DPRD Provinsi Kalbar, Martinus Sudarno menjelaskan ditundanya persetujuan DPRD juga agar tidak menimbulkan persoalan hukum dikemudian hari.

Adapun inilah 17 BMD atau Aset Daerah yang diusulkan Pemprov Kalbar untuk dijual atau dilepas.

1. Tanah kosong seluas 39.243 m2 di Jalan Raya Sosok, Kabupaten Sanggau.

2. Tanah dan bangunan seluas 16.765 m2 di Jalan Khatulistiwa, Siantan Hilir, Pontianak.

3. Tanah dan bangunan seluas 2.400 m2 di Jalan Pontianak-Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.

4. Tanah kosong luas seluas 43.835 m2 di Jalan Wajok Hilir Km 12, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah.

5. Tanah Kosong seluas 932 m2 di Jalan S Parman, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved