Breaking News:

Kemenpora: Teknologi Menjadi Tantangan Pembangunan Karakter Kepemimpinan dan Ideologi

bahwa teknologi harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin dalam membentuk karakter kepemimpinan yang memahami teknologi.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Dr. H.M Asrorun Ni’am Sholeh, MA, Deputi bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora saat memberikan materi pada kegiatan Pelatihan Dasar Kepemimpinan Pemuda kerjasama dengan Purna Paskibraka Indonesia pada Rabu (29/07/2020) melalui Zoom webinar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Pelaksanaan Pelatihan dasar kepemimpinan yang dilaksanakan Kemenpora bekerjasama dengan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) memaparkan berbagai ilmu terkait kepemimpinan yang harus dimiliki oleh pemuda di era teknologi seperti saat ini.

Seperti yang diungkapkan oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemuda RI yaitu Dr. H.M Asrorun Ni’am Sholeh, MA menyatakan bahwa teknologi harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin dalam membentuk karakter kepemimpinan yang memahami teknologi.

"Saat ini teknologi menjadi tantangan bagi kita semua terutama bagi kaum milenial, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Kemenpora dalam membangun karakter kepemimpinan yang memahami ideologi. Banyak hal yang terlalu mudah untuk diserap pemuda sehingga kita bersama-sama harus memiliki pemahaman ideologi yang baik agar tidak salah menempatkan diri," paparnya melalui zoom pada Rabu (29/07/2020).

Ni'am juga menyatakan bahwa saat ini perkembangan teknologi harus bisa dimanfaatkan untuk kepentingan dan kegiatan baik PPI maupun organisasi lain sehingga bisa meminimalisir pembiayaan kegiatan yang dilakukan.

Kemenpora Bersama Purna Paskibraka Indonesia Adakan Latihan Kepemimpinan Dasar Pemuda Secara Daring

"Kita jangan terpaku pada konsep organisasi harus bertatap muka atau secara langsung, seperti yang dilakukan saat ini melalui teknologi kita tetap bisa mendapatkan informasi dan pengetahuan tanpa berpergian. Ini dapat dilakukan oleh semua organisasi kepemudaan sehingga pendanaan yang sering menjadi kendala bisa dikurangi," lanjutnya.

Selain itu Ni'am juga mengingatkan pemuda agar bisa memberikan kontribusi dalam membangun ideologi kebangsaan yang tidak mudah tergeser oleh perkembangan teknologi saat ini.

"Pemuda adalah agen perubahan sehingga penting bagi pemuda untuk bisa tetap mempertahankan ideologi di dirinya dan merealisasikan dalam kehidupan. Jangan sampai kemajuan teknologi malah membuat ideologi kebangsaan pemuda semakin menurun," jelasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved