BPH Migas Tambah Kuota BBM Subsidi Solar untuk Kabupaten Kubu Raya
Dengan adanya penambahan sebanyak 2.379 KL itu, maka kuota BBM subsidi solar di Kabupaten Kubu Raya pun menjadi 27.689 KL
Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Republik Indonesia tahun 2020 menambah kuota BBM solar, untuk Kabupaten Kubu Raya sebanyak 2.379 Kilo Liter (KL) atau setara dengan 2.3 juta liter.
Kuota penambahan itupun disampaikan langsung oleh Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa, saat kunjungan kerja dan audiensinya ke Kantor Bupati Kubu Raya, pada Rabu (29/7/2020).
Fanshurullah mengatakan, dengan adanya penambahan sebanyak 2.379 KL itu, maka kuota BBM subsidi solar di Kabupaten Kubu Raya pun menjadi 27.689 KL, dari kuota BBM subsidi solar sebelumnya 25.310 KL.
Ia menjelaskan, penambahan inipun disebabkan karena sebelumnya pada tahun 2019 kabupaten Kubu Raya mengalami over kuota BBM subsidi solar sebesar 10 persen, dari jatah kuota yang diberikan.
"Untuk Kubu Raya tahun 2019 BBM subsidi solar itu cuma 25.310 kl atau 25 juta liter. Kemudian tahun ini kita naikkan 27.689 kl. Jadi ya kurang lebih kita naikkan 2.300 kl atau 2.3 juta liter. Karena 2019 itu terdapat over kuota 10 persen," terang Fanshurullah kepada awak media.
• Kepala BPH Migas Jelaskan Penyebab Terjadinya Kelangkaan BBM Subsidi Solar
Selain itu, disampaikan pula oleh Fanshurullah, untuk jatah BBM Subsidi Premium tidak mengalami kendala.
Bahkan, untuk tahun ini hingga 20 Juli 2020, penggunaan BBM subsidi premium di kabupaten Kubu Raya baru mencapai 52.13 persen dari jatah kuota yang diberikan.
"Kalau untuk premium, ya tadi ada sub penyalur juga, itu masih ternyata 87 persen aja tahun lalu. Tahun ini kita realisasi sampai 20 juli untuk kubu raya itu masih 52,13 persen. Jadi mudah-mudahan ini paslahnya sampai akhir tahun," tukasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/m-fanshurullah-asa-saat-memberikan-secara-simbolis-penambahan-kuota-bbm-subsidi-solar.jpg)