Viral Pontianak

6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Waspada Gula Impor Tanpa Label Beredar di Pasar Turi Singkawang

Tim opsnal Unit Tipidter langsung melakukan penelusuran pada Senin 13 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB lalu.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Widad Ardina
GULA IMPOR ILEGAL - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Singkawang pamerkan gula impor ilegal 1,7 ton di Mapolres Singkawang pada Minggu 19 April 2026. Informasi di atas termasuk dalam enam berita populer yang terjadi di Kalbar sepanjang 20 April 2026 hingga 21 April 2026. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berita terpopuler Kalimantan Barat (Kalbar) hari ini datang dari Unit Tipidter Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Singkawang mengungkap dugaan peredaran gula impor ilegal asal Malaysia di wilayah Kota Singkawang.

Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas penyimpanan dan perdagangan gula mencurigakan di sebuah ruko di Jalan Pasar Turi, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.

Tim opsnal Unit Tipidter langsung melakukan penelusuran pada Senin 13 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB lalu.

Informasi di atas termasuk dalam enam berita populer yang terjadi di Kalbar sepanjang 20 April 2026 hingga 21 April 2026.

Berikut 6 berita terpopuler sepanjang dua hari terakhir di Kalbar:

1). Waspada! Gula Impor Tanpa Label Beredar di Pasar Turi Singkawang, Polisi Bongkar Modus Operandi

GULA IMPOR ILEGAL - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Singkawang pamerkan gula impor ilegal 1,7 ton di Mapolres Singkawang pada Minggu 19 April 2026. Polisi mengungkap kasus ini di sebuah ruko di Jalan Pasar Turi, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.
GULA IMPOR ILEGAL - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Singkawang pamerkan gula impor ilegal 1,7 ton di Mapolres Singkawang pada Minggu 19 April 2026. Polisi mengungkap kasus ini di sebuah ruko di Jalan Pasar Turi, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.(TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Widad Ardina)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Unit Tipidter Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Singkawang mengungkap dugaan peredaran gula impor ilegal asal Malaysia di wilayah Kota Singkawang.

Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas penyimpanan dan perdagangan gula mencurigakan di sebuah ruko di Jalan Pasar Turi, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.

Tim opsnal Unit Tipidter langsung melakukan penelusuran pada Senin 13 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB lalu.

Polisi Amankan Terduga Pelaku dan Barang Bukti

Dari hasil penyelidikan, petugas menemukan seorang pria yang diduga memperdagangkan gula merek Gula Prai kemasan 1 kilogram yang diduga berasal dari luar negeri, yakni Malaysia.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa 71 pack plastik gula dengan total berat mencapai 1.704 kilogram.

Baca Selengkapnya

2). Disperindagkop UMK Kota Singkawang Minta Masyarakat Cek Label dan Izin Edar 

GULA ILEGAL - Press Rilis pengungkapan kasus dugaan peredaran gula impor ilegal asal Malaysia di wilayah Kota Singkawang.
GULA ILEGAL - Press Rilis pengungkapan kasus dugaan peredaran gula impor ilegal asal Malaysia di wilayah Kota Singkawang.(TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Widad Ardina)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Usai pengungkapan dugaan peredaran gula impor ilegal asal Malaysia di wilayah Kota Singkawang.

Kepala Bidang Perdagangan, Disperindagkop dan UMK Kota Singkawang, Florentina Wenseslia, menanggapi modus ini kemungkinan baru pertama kali ditemukan, dilihat dari labelnya. 

"Selain proses penyimpanan dan penjualan, ada dugaan praktik pengemasan ulang atau re-packing, sehingga asal-usul barang menjadi tidak jelas bagi masyarakat," ungkapnya, pada Minggu 19 April 2026.

Oleh karena itu, dari pihaknya akan terus melakukan pengawasan, pembinaan kepada para pedagang, serta sosialisasi kepada masyarakat. 

"Sebab, praktik seperti ini merupakan tindakan yang merugikan konsumen," katanya.

Baca Selengkapnya

3). Kenaikan Harga LPG 12 Kg Tembus Rp245 Ribu di Pontianak

HARGA LPG - Stok LPG dari ukuran 12kg, 5.5kg hingga 3kg ketersediaan LPG di pangkalan masih aman untuk semua jenis di Jalan Putri Dara Hitam, Minggu 19 April 2026.
HARGA LPG - Stok LPG dari ukuran 12kg, 5.5kg hingga 3kg ketersediaan LPG di pangkalan masih aman untuk semua jenis di Jalan Putri Dara Hitam, Minggu 19 April 2026.(TRIBUN PONTIANAK/TRI PANDITO WIBOWO)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kenaikan harga liquefied petroleum gas (LPG) non-subsidi mulai dirasakan di sejumlah pangkalan di Kota Pontianak

Dari hasil pantauan di lapangan, salah satunya di Pangkalan LPG 3 Kg “Djie Fab Jung” di Jalan Putri Dara Hitam, terjadi lonjakan harga pada beberapa jenis tabung gas.

Pemilik pangkalan, Koko, mengungkapkan bahwa harga LPG ukuran 12 kilogram dan 5,5 kilogram mengalami kenaikan cukup signifikan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved