Viral Pontianak
6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Waspada Gula Impor Tanpa Label Beredar di Pasar Turi Singkawang
Tim opsnal Unit Tipidter langsung melakukan penelusuran pada Senin 13 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB lalu.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berita terpopuler Kalimantan Barat (Kalbar) hari ini datang dari Unit Tipidter Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Singkawang mengungkap dugaan peredaran gula impor ilegal asal Malaysia di wilayah Kota Singkawang.
Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas penyimpanan dan perdagangan gula mencurigakan di sebuah ruko di Jalan Pasar Turi, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.
Tim opsnal Unit Tipidter langsung melakukan penelusuran pada Senin 13 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB lalu.
Informasi di atas termasuk dalam enam berita populer yang terjadi di Kalbar sepanjang 20 April 2026 hingga 21 April 2026.
Berikut 6 berita terpopuler sepanjang dua hari terakhir di Kalbar:
1). Waspada! Gula Impor Tanpa Label Beredar di Pasar Turi Singkawang, Polisi Bongkar Modus Operandi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Unit Tipidter Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Singkawang mengungkap dugaan peredaran gula impor ilegal asal Malaysia di wilayah Kota Singkawang.
Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas penyimpanan dan perdagangan gula mencurigakan di sebuah ruko di Jalan Pasar Turi, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.
Tim opsnal Unit Tipidter langsung melakukan penelusuran pada Senin 13 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB lalu.
Polisi Amankan Terduga Pelaku dan Barang Bukti
Dari hasil penyelidikan, petugas menemukan seorang pria yang diduga memperdagangkan gula merek Gula Prai kemasan 1 kilogram yang diduga berasal dari luar negeri, yakni Malaysia.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa 71 pack plastik gula dengan total berat mencapai 1.704 kilogram.
2). Disperindagkop UMK Kota Singkawang Minta Masyarakat Cek Label dan Izin Edar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Usai pengungkapan dugaan peredaran gula impor ilegal asal Malaysia di wilayah Kota Singkawang.
Kepala Bidang Perdagangan, Disperindagkop dan UMK Kota Singkawang, Florentina Wenseslia, menanggapi modus ini kemungkinan baru pertama kali ditemukan, dilihat dari labelnya.
"Selain proses penyimpanan dan penjualan, ada dugaan praktik pengemasan ulang atau re-packing, sehingga asal-usul barang menjadi tidak jelas bagi masyarakat," ungkapnya, pada Minggu 19 April 2026.
Oleh karena itu, dari pihaknya akan terus melakukan pengawasan, pembinaan kepada para pedagang, serta sosialisasi kepada masyarakat.
"Sebab, praktik seperti ini merupakan tindakan yang merugikan konsumen," katanya.
3). Kenaikan Harga LPG 12 Kg Tembus Rp245 Ribu di Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kenaikan harga liquefied petroleum gas (LPG) non-subsidi mulai dirasakan di sejumlah pangkalan di Kota Pontianak.
Dari hasil pantauan di lapangan, salah satunya di Pangkalan LPG 3 Kg “Djie Fab Jung” di Jalan Putri Dara Hitam, terjadi lonjakan harga pada beberapa jenis tabung gas.
Pemilik pangkalan, Koko, mengungkapkan bahwa harga LPG ukuran 12 kilogram dan 5,5 kilogram mengalami kenaikan cukup signifikan.
Viral Pontianak
6 Peristiwa Terpopuler Kalbar Hari ini
6 Peristiwa Terpopuler Kalbar
Perdagangan gula tanpa label Indonesia
Gula impor ilegal Singkawang
Pengungkapan kasus gula Malaysia Singkawang
Singkawang
Pontianak
| 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Kasus Kematian Pertama Akibat Virus Hanta Terkonfirmasi di Ketapang |
|
|---|
| 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Kronologi Lengkap Dugaan Kekerasan Seksual Pelajar SMA di Bengkayang |
|
|---|
| 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Virus Hanta Masuk Kalimantan Barat dengan Satu Kasus Positif |
|
|---|
| 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Viral Pembacokan Misterius ke Dua Lansia di Jongkong Kapuas Hulu |
|
|---|
| 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Kronologi Truk Mogok Bikin Jembatan Kapuas I Pontianak Macet Total |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/adi-di-Kalbar-sepanjang-20-April-2026-hingga-21-April-2026.jpg)