BPJS Kesehatan Pontianak Beri Pemahaman JKN-KIS Lewat BPJS Kesehatan Mengajar

BPJS Kesehatan Cabang Pontianak melaksanakan kegiatan BPJS Kesehatan Mengajar, pada Senin (29/06/2020)...

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
BPJS Kesehatan Pontianak Beri Pemahaman JKN-KIS Lewat BPJS Kesehatan Mengajar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Dalam rangka mengoptimalkan pengetahuan dan pemahaman terkait regulasi serta kebijakan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Cabang Pontianak melaksanakan kegiatan BPJS Kesehatan Mengajar, pada Senin (29/06/2020).

Meskipun kegiatan mengajar dilakukan secara dari (online), namun kegiatan tersebut mendapat antusias yang tinggi dari beberapa Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan peserta Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) yang hadir.

Sejak program Jaminan Kesehatan Nasional beroperasional yaitu pada tahun 2014 sampai dengan sekarang, pemerintah terus berupaya untuk melakukan perbaikan regulasi dan penyempurnaan sistem sehingga memberikan dampak positif bagi peserta JKN-KIS.

Tinggal Klik! E-Dabu, Urusan Administrasi JKN-KIS Badan Usaha Beres

3 Kali Operasi Hadiah Bebas Biaya Berkat JKN-KIS

Hal ini tentu akan menyebabkan terjadinya dinamika kebijakan dalam penyelenggaraan Program JKN.

“Peserta prolanis adalah peserta yang mempunyai riwayat penyakit kronis yaitu Hipertensi dan Diabetes Melitus. Peserta prolanis memerlukan layanan kesehatan secara rutin setiap bulannya. Sehingga perlu dilaksanakan sharing serta update informasi agar tidak ada kendala dalam mendapatkan layanan kesehatan," tutur Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Pontianak Yeny Elisartika.

Yeny menambahkan, bagi peserta JKn-KIS yang mengidap penyakit kronis seperti Diabetes Melitus, Hipertensi, Jantung, Asma, Penyakit Paru Obstruktif kronik (PPOK), Epilepsi, Gangguan Kesehatan Jiwa Kronik, Stroke, dan Sindroma Lupus Eritematosus (SLE) yang telah ditetapkan dalam kondisi terkontrol/stabil oleh Dokter Spesialis/Sub Spesialis sesuai dengan standar profesi terkait dan telah mendaftarkan diri untuk menjadi peserta PRB.

Melalui PRB peserta yang telah dinyatakan stabil oleh dokter Spesialis/Sub Spesialis dapat melakukan pemeriksaan/kontrol selanjutnya di FKTP dan dapat diberikan obat oleh ruang farmasi/instalasi farmasi klinik pratama atau apotek yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk kebutuhan 30 (tiga puluh) hari.

Salah satu peserta yang mengikuti kegiatan BPJS Mengajar yaitu Lita Rezeki Aflina (52) mengaku takjub dengan kegiatan mengajar yang diinisiasi oleh BPJS Kesehatan Cabang Pontianak.

Ia mengaku, sudah bertahun terdaftar sebagai peserta prolanis program JKN-KIS.

“Sebagai peserta prolanis saya sudah 2 kali mengikuti kegiatan BPJS Mengajar, yang pertama melalui tatap muka secara langsung, dan yang kedua melalui online hari ini. Bagi saya kegiatan ini sangat berguna, apalagi ditengah masa pandemi seperti ini, sangat berisiko bagi kami untuk melakukan pertemuan secara langsung," tutur Lita.

Lita juga berharap kedepannya kegiatan seperti ini terus dapat dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan.

“Sosialiasi dari BPJS Kesehatan membantu kami mendapatkan informasi sekaligus bertanya terkait program JKN-KIS. Informasi ini tentu memudahkan kami dalam mengakses layanan kesehatan program JKN-KIS. Saya berharap BPJS Kesehatan terus dapat menyampaikan update informasi serta terus meningkatkan kualitas layanan khususnya kepada kami peserta Prolanis," tutup Lita. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved