3 Kali Operasi Ha'diah Bebas Biaya Berkat JKN-KIS

Bagaimana tidak, tiga kali harus menjalani operasi, seluruh biaya Ha’diah dibiayai oleh program JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS Kesehatan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Ha'diah - 3 Kali Operasi Ha'diah Bebas Biaya Berkat JKN-KIS. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bersyukur menjadi bagian dari penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Kalimat itulah yang diucapkan Ha’diah (58) ketika diwawancarai saat pelaksanaan sosialiasi kegiatan BPJS Kesehatan Goes To Costumer beberapa waktu lalu.

Bagaimana tidak, tiga kali harus menjalani operasi, seluruh biaya Ha’diah dibiayai oleh program JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS Kesehatan.

“Saya bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), jadi sudah mengikuti program ini sejak lama sekali. Saya selalu berdoa berharap selalu diberikan kesehatan, namun kita tidak tahu yang namanya perjalanan hidup cobaan dapat datang kapan saja. Sudah 3 kali menjalani operasi semua biaya ditanggung program JKN-KIS," tutur Ha’diah.

BPJS Kesehatan Pontianak Gandeng Dinas Tenaga Kerja dan Pengawas Edukasi Badan Usaha

Pada tahun 2016 Ha’diah menjalani operasi ketiga. Ha’diah menjalani operasi karena terdapat tumor pada rahimnya (Myom). Menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Mempawah yaitu Rumah Sakit DR Rubini Ha’diah merasa bersyukur, selain semua ditanggung program JKN-KIS pelayanan yang diberikan juga baik.

“Terima kasih saya ucapkan kepada BPJS Kesehatan selaku penyelenggara dan Pemerintah tentunya yang sudah menghadirkan program JKN-KIS bagi seluruh masyarakat Indonesia. Saya sendiri merasakan manfaatnya. Iurannya bisa dibilang ringan namun manfaat yang diberikan tidak terbatas," jelas Ha’diah.

Ha’diah juga menyampaikan pesan kepada masyarakat yang belum mendaftar program JKN-KIS untuk segera mendaftar karena manfaat yang diberikan sangat luar biasa.

Ia juga mengajak kepada peserta yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS untuk tetap menjalankan kewajibannya sebagai peserta yaitu rutin membayar iuran.

Menurutnya, dengan rutin membayar iuran, nantinya dapat membantu peserta JKN-KIS lainnya yang membutuhkan biaya pelayanan kesehatan dan juga turut menjaga status kepesertaannya tetap aktif.

“Mudah-mudahan kepada masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS diberi kemudahan dan tergerak hatinya untuk segera mendaftar. Karena program ini sangat membantu kita terutama dalam keadaan sakit, saya sendiri sudah merasakan. Alhamdullilah jika kita diberikan kesehatan, iuran kita dapat membantu peserta lain yang sedang membutuhkan. Dengan bergotong-royong kita semua pasti menjadi lebih sehat," tutup Ha’diah. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved