VIDEO: Hakim Bacakan Vonis Suryadman Gidot

Keduanya terjerat korupsi karena meminta uang kepada sejumlah kontraktor sebagai fee atas rencana proyek penunjukan langsung di Kabupaten Bengkayang.

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Bupati Bengkayang non aktif, Suryadman Gidot di vonis 5 tahun penjara dan denda Rp200 juta.

Sementara Aleksius Kepala Dinas PUPR Bengkayang di vonis 4 tahun penjara dan denda 200 juga atas tindak pidana Korupsi yang menjeratnya.

Majelis Hakim menyatakan bahwa keduanya terbukti bersalah melanggar Pasal 12 A Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi UU 20 tahun 2001 jo. 55 ayat 1 ke 1.

Keduanya terjerat korupsi karena meminta uang kepada sejumlah kontraktor sebagai fee atas rencana proyek penunjukan langsung di Kabupaten Bengkayang.

BREAKING NEWS - Divonis 5 Tahun dan Denda Rp 200 Juta, Gidot masih Berpikir untuk Banding

Dimana uang Tersebut di maksudkan untuk menyelesaikan permasalahan hukum terkait bantuan keuangan desa pada BPKAD Kabupaten Bengkayang yang ditangani Direktorat Tindak Pidana Korupsi Polda Kalbar yang berasal dari Temuan BPK Perwakilan Provinsi Kalbar.

Berikut detik - detik pembacaan Vonis Suryadman Gidot oleh ketua majelis hakim Dr. H. Priyatno Iman Santosa. SH, MH, yang didampingi oleh Mardiantos, SH, MKn, dan Edward Samosir, SH, MH yang berlaku sebagai hakim anggota di ruang Sidang Cakra, Pengadilan Negeri Pontianak. Selasa (19/5/2020).

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved